Bagaimana Menjauhkan Anak Dari Bahaya Merokok ?

Setiap orang tua pasti mengharap anak anak mereka sempurna. Pintar, ceria, jujur dan seabrek harapan  luar biasa lain. Menurutku itu sah sah saja  dan memang selayaknya harus begitu.

Tidak masuk akal, jika orang tua mengharap sebaliknya bukan ?

Contoh yang bisa kita gunakan  bersama  sebagai bahan renungan  adalah merokok. Keyakinanku, dan mungkin juga banyak orang tua sepakat bahwa anak anak dilarang merokok. Benar bukan ?

Akan tetapi, keyakinan yang sama itu seringkali berbeda dalam menyikapi.

Ada orang tua yang marah marah, bahkan   menghukum  anak anak  tercinta karena kedapatan mereka merokok.

Aku pernah mendengar seorang ibu menasehati anaknya  seperti berikut. “Kamu jangan tiru kebiasaan papamu merokok. Awas yah,  mama akan menghukummu jika kamu merokok seperti papa.”

Bagaimana menurut anda ? Ironi bukan ?

Bagaima mungkin seorang ibu menjelek jelekkan suaminya sendiri. Ayah dari anak kandungnya sendiri, yang seharusnya menjadi tauladan utama dan  kebanggaan  anak ?

Pernah pula aku mendengar aeorang ayah berkata demikian. “Kamu tidak boleh merokok seperti ayah. Kamu masih kecil, kamu masih sekolah. Kelak kalau sudah dewasa terserah. Tapi, kalau bisa jangan merokok seperti ayah. Tidak baik.”

Bahkan ada yang menasehati anak mereka dengan menakut nakuti. Bahwa  merokok haram hukumnya. Merokok adalah perbuatan  dosa yang harua dihindari. Tuhan akan membalas pendosa dengan  menempatkan pada beraka jahannam.

Coba bayangkan,  jika suatu saat kelak anak  bertemu tokoh agama, panutan ummat, yang kebetulan merokok ?

Menurutku, ada beberapa hal yang harus dilakukan orang tua agar anak tidak merokok.

Pertama, orang tua  jangan sekalipun mengajarkan anak merokok. Ayah dan ibu harus sependapat dan satu visi untuk tidak merokok. Baik saat dirumah, maupun diluar rumah. Baik didepan anak anak ataupun dibelakang mereka.

Kedua memberikan pemahaman akan bahaya rokok. Baik ditinjau dari keaehatan tubuh maupun kesehatan finasial.

Menjelaskan dampak jangka panjang jika merokok. Kemugkinan penyakit yang akan di derita kelak, jika dewasa.

Mengajak anak bersimulasi tentang keuangan pun perlu. Seberapa besar uang  yang mampu dihemat jika tidak merokok. Sehingga anak paham, bahwa jika tidak merokok, banyak hal yang bisa didapat.

Mungkin iu dua hal yang bisa aku kemukakan disini. Intinya, kita tidak ingin anak anak merokok. Bukan karena mereka  takut sebagai buah intimidasi kita sbg orang tua. Bukan pula karena takut dosa dan laknat Tuhan sang Maha Mencintai.

Melainkan, anak  akan menjauhkan diri dari rokok  karena dia memahami konsekwensi bahaya merokok. Manfaat lain yg didapat jika tidak merokok.

@lambangsarib

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Bagaimana Menjauhkan Anak Dari Bahaya Merokok ?

  1. dani says:

    Setuju banget Mas Lambang, jangan sampai melakukan sesuatu karena intimidasi, tapi lebih karena sudah tahu konsekuensi melakukan dan tidaknya..

  2. Menunjukkan ya mas. Kasih contoh.
    Eh dah lama gak baca post Mas nih. Apa kabarnya? *salim*

  3. jampang says:

    bagaimanapun, di dalam keluarga ayah dan ibu menjadi panutan anak… maka harus menjadi panutan yang baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s