Lomba Menggambar

Minggu pagi kali ini toko buku Gramedia lebih ramai dibanding hari biasanya. Tak hanya itu, gedung kelompok usaha kepunyaan Yacob Utama ini buka lebih awal. Koridor dan fungsional room dipenuhi anak anak hingga usia SD.

Pagi ini ada acara lomba melukis bagi anak anak. Beberapa tampak bergerombol dengan seragam salah satu sekolah. Banyak orang tua bersama anak mereka menggambar bersama. Sungguh membahagiakan melihat keluarga keluarga penuh  keceriaan ini.

Aku duduk di slah satu satu sudut lantai empat. Dari balik kaca tebal memperhatikan anakku yang tengah asik menggambar di lantai tiga.

Menurutku, mengajarkan  anak sedini mungkin mengikuti lomba itu baik. Selain untuk mengenalkan dunia yang lebih luas, acara ini tentunya mampu menumbuhkan kepercayaan diri.

Akan tetapi, kadangkala banyak orang tua yang salah memaknai lomba. Mereka umumnya mengharapkan anaknya menjadi juara. Menjadi yang terbaik. Lebih unggul diatas segalanya.

Berkeinginan  agar anak menjadi juara tidak salah.  Yang kurang tepat adalah memaksa anak  harus menjadi terbaik. Apalagi jika disertai egoisme orang tua yang ingin membanggakan diri karena menjadi orang tua hebat.

Anak memiliki dunianya sendiri. Dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Anak bukanlah media untuk orang tua memenuhi ambisi yang tak tercapai.

Sejatinya, anakmu bukanlah anakmu. Sukmanya selalu liar,  kan lepas dari genggaman.

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s