Merangsang Ide Kreatif Anak

Setiap orang tua normal pasti ingin anaknya kreatif. Ingin anaknya pandai. Ingin anaknya memiliki kelebihan deibanding teman sebayanya. Kalaupun keinginan keinginan itu  dituliskan, sejuta kata dan segudang buku pun saya yakin tak cukup. Tentunya, hanya orang tua “tidak normal” yang  tidak  mengharapkan itu.

Lalu, bagaimanakah ide kreatif itu dimiliki anak ?

Pada dasarnya, kreativitas adalah bawaan lahir. Marilah kita amati anak anak, mereka akan menemukan caranya sendiri dalam menyelesaikan permasalahan. Bahkan, tanpa bantuan orang tua pun, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk mencari solusi. Mereka tak kan pernah mengeluh. Mereka tidak pernah putus asa untuk berusaha dan terus berusaha.

Problem kehidupan yang anak  dihadapi adalah pelung baginya untuk belajar. peluang baginya untuk maju dan tumbuh. Sama sekali bukan beban.

Namun, seringkali orang tua tanpa sengaja mengebiri. Atas dasar perasaan cinta kasih yang berlebih, orang tua kerap  mengamputasi kreativitas anak.

Contoh, seorang  anak sedang bermain hujan di taman. Bersamaan dengan itu pula, ia akan mengamati apa saja. Termasuk genangan air berlumpur. Dalam tahab ini, sebenarnya anak dalam strata “belajar arti kehidupan”.

Atas dasar  kecintaan kita pada anak. Karena takut anak sakit. Maka kita melarangnya. Nah, larangan itulah yang dimaknai anak sebagai “pemberangusan kreativitas”.

Bagaimanankah sebaiknya memberikan stimulan ide kreatif pada anak ?

Salah satunya adalah dengan menggabungkan dua hal berbeda untuk mendapat sesuatu yang baru.

Misalkan dirumah kita banyak koran atau kertas bekas. Cobalah ajak anak  untuk bermain bersama dengan yang ada. Membuat origami sederhana (pesawat, kapal, kodok, dll) adalah contoh yang baik.

Setelah jadi, kita minta anaka megambil  krayon atau pensil warna dari tas sekolahnya. Kita motivasi anak agar mau mewarnai apa yang telah dibuat.

Setelah origami sederhana penuh warna, lalu kita  kertas lain yang lebih tebal untuk menempel. Maka, jadilah hiasan dinding   “figura” dengan origami warna warni.

Untuk lebih membuat anak bangga akan kreativitasnya, kita tempel karya anak itu di ruang utama. Saat ada saudara atau kawan berkunjung, kita puji karya itu didepan anak.  Sehingga anak mereasa diapresiasi.

Selabat bersenang senang dengan buah hati anda.

@lambangsarib

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Merangsang Ide Kreatif Anak

  1. jampang says:

    sejak di dalam kandungan janin juga sudah kreatif😀
    tinggal diatur dan diarahkan kreatifitas ke hal2 yg baik dan bermanfaat

  2. 'Ne says:

    Ide bagus Pak Lambang hehe.. kadang orang tua terlalu khawatir anakny jadi kotor, sakit atau kekhawatiran2 lainnya yang secara tidak sadar justru membuat si anak kurang berkembang ya.. *ngamatin ponakan hehe

  3. Kreatifitas anak yang tak terbatas acapkali dibatasi oleh orang tuanya sendiri. Ini it5u nggak boleh. Akhirnya anak jadi nggak kreatif. Trus, anak disalahkan karena nggak kreatif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s