Membuat Anak Bangga Sebagai Bangsa Indonesia Lewat Makanan

Beberapa bulang yang lalu ini terjadi. Saat anakku, belumlah mampu mengatakan sesuatu dengan jelas. Bahkan kata yang terlontar pun hanya sepenggal sepenggal. Itu pun kadang teramat sulit dimengerti.

Aku, istri, adik ipar dan anakku sedang puter puter keliling kota Jakarta.  “Minggu bengi paling enak naik mobil di Jakarta pak.  Ora macet. Lancar jaya.” Kata istriku. Segera diamini oleh adiknya yang duduk di bangku belakang sambil menimang anak semata wayangku. Dalam hati aku mengamanininya, walau tak sepatah kata pun terucap.

Tepat di perempatan  salemba, anakku tiba tiba berteriak  “pak M, Itu M”.  Matanya tampak berbinar menatap tajam,  memperhatikan bangunan bertabur lampu dan  ber cat merah tepat di seberang kampus UI. Telunjuk mungilanya mengarah ke sebuah bangunan  megah dengan hiasan “huruf M” besar di halaman.

Kami serempak tertawa, hingga terpingkal.  “Oh… Alhamdulillah, anakku sudah tahu huruf M,” pikirku.  Disaat yang sama, sambil terus tertawa   adik iparku bertanya, “Apa nduk ? Kamu pingin makan disitu ?”

Kulirik istriku yang sedang duduk disamping. Dengan rona muka berbinar, kedipannya memberi isyarat. Tanpa perlu konfirmasi ulang, aku pun paham apa makna bahasa tubuhnya.

***

Sepenggal cerita diatas adalah contoh bagaiaman kita mendidik anak. Sadar atau tidak, apapun yang kita perbuat dan  apapun yang kita katakan akan  dicontoh. Anak tak bisa membedakan hal  baik dan buruk. Anak tak mampu  membedakan mana yang boleh ditiru dan mana yang tidak.

Anak akan menyerap apa saja yang didengar, dirasakan dan dilihat. Bagi anak, semua hal adalah baik, semua hal adalah benar.  Sekali saja  kita pukul anak, maka baginya kekerasan adalah kebaikan.  Jika kita limpahkan kasih  sayang, maka cinta adalah satu satunya hal terbaik yang  mereka tahu.

Mengajak anak makan diluar rumah pun semestinya   selektif  dalam memilihkan tempat yang sesuai. Tidak hanya jenis makanan   yang dipilih, namun juga tempatnya.

Sebaiknya rumah makan idaman adalah sebuah tempat yang mampu menumbuhkan motivasi, menghadirkan keceriaan,  serta menumbuhkan  kebanggaan anak pada tanah air.

Makan di alam terbuka mungkin menjadi salah satu pilihan agar anak lebih memahami akan ke Esaan Tuhan. Belajar memaknai hirup, dan menanamkan  pentingnya menjaga kelestarian alam.

Menu yang dipilih  lebih baik yang mampu membangkitakn kecintaan pada  leluhur. Lewat makanan kita bisa tanamkan ke anak bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.  Kita  sugestikan ke anak bahwa nusantara selayaknya menjadi negeri yang disegani.

Misalkan kita pilih warung makan Mbok Berek.  Kita bisa ceritakan ke anak bahwa berpuluh tahun silam, masakan tradisional ini sudah dikenal luas. Bukan saja di negeri ini, melainkan sampai manca negara.

Bahkan orang orang asing berkebangsaan  Belanda dan Jepang pun menyukai masakan khas Yogya ini.  Dengan cerita ini, maka dengan sendirinya  akan tertanam di alam bawah sadar anak, bahwa ayam goreng negeri ini lebih enak dan lebih berkelas dibanding sekedar ayam goreng Mc. Donald.

Sambil makan, kita bisa mendongeng bahwa   enaknya masakan leluhur  tak lepas dari karunia Tuhan atas negeri ini. Kita dianugerahkan alam yang subur, sehingga aneka tanaman bumbu dapur tersedia melimpah. Rempah rempah itulah salah satu hal  yang menyebabkan masakan  menjadi lezat. Hal ini yang mendorong pedagang pedagang  dari jazirah   Arab dan dunia  barat berlomba datang.

Harapan kita adalah, kelak anak anak tidak lagi memandang “junk food” sebagai makanan favorit.  Kita berharap mereka lebih menyukai masakan negeri sendiri.  Kita berharap, suatu saat nanti anak anak malu makan di restoran asing yang nyata nyata tidak sehat.

@lambangsarib

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Membuat Anak Bangga Sebagai Bangsa Indonesia Lewat Makanan

  1. Clarissa Mey says:

    Yupp, udah mulai mengurangi junk food jg skrg hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s