Imajinasi dan Kreativitas

Aku, anak dan istriku duduk mengelilingi meja makan. Suara bising dari meja sebelah sebenarnya merusak nafsu makan dan keintiman kami. Namun apa daya, perut sudah tak kuasa menahan lapar. Kiky dan ibunya pun tampak gelisah menunggu makanan terhidang.

Sambil menunggu pesanan, aku ajak Kiky  menyanyi. Lagu kesukaannya berjudul  “Ambilkan Bulan Bu” karya    Masagus Abdullah Mahmud,  atau yang lebih dikenal dengan sebutan AT Mahmud.

Bagiku sosok ini adalah pahlawan besar. Ia adalah seorang anak bangsa yang telah berbuat banyak untuk negeri. Karyanya menginspirasi hampir seluruh anak anak Indonesia.  Apa yang telah diperbuatnya bertabur manfaat. Salah satunya adalah  membantu orang tua dalam menananamkan keteladanan.

Lagunya mengilhami. Syairnya mampu menumbuhkan imajinasi. Membangun  karakter anak negeri. Menyemai bakat anak untuk  mengekspresikan diri, sekaligus mendorong mereka  berani berbuat.

Karyanya abadi. Menembus sekat waktu yang  fana. Kan dikenang turun temurun, dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Selama kita masih menyayangi anak anak. Selama kita masih menganggap anak sebagai investasi peradaban. Selama kita masih mengharapkan masa depan negeri yang lebih baik. Maka selama itu pula kita membutuhkan syair lagunya.

Sungguh sebuah kebahagiaan bernyanyi bersama dengan anakku. Ditengah keriuhan rumah makan sederhana ini, kami masih tetap bisa beryanyi bersama.  Tak kuhiraukan  pandangan orang lain terhadap kami.

Sebelum syair lagu  selesai didendangkan, Kiky merengkuh teh kotak dengan tangan kanannya. Membuang sedotan plastik yang tertancap, untuk selanjutnya mengganti dengan sumpit bambu.

Kemudian diambilnya  botol plastik tempat  saus. Kemudian memasukkan sumpit bambu lain kedalam lubang ditengah tengah botol.

"Hangponge ku dan hangpong bapak," kata anakku berimajinasi.

A photo posted by lambangsarib (@lambangsarib) on

“Pak ambil…, telpongnya,  diambil,” perintah anakku sambil menunjuk botol saus. Aku tak memahami apa yang dimaksud. Hingga beberapa saat kemudian aku memahami.

Imajinasi anak memang liar. Imajinasi anak kadang susah dimengerti, bahkan oleh orang tuanya sendiri.

“Hallo…, bapak ya ? Ngapain pak ? Iya…, iya…, oh iya….” anakku terus saja bicara sendiri. Seolah olah sedang bercakap capak dengan orang lain lewat telepon. Sementara tangan kanannya menggenggam teh kotak yang ditempelkan pada telinga kanannya.

“Aku telat mikir, duh…, betapa bodohnya aku,” kataku dalam hati. Sambil tersenyum, kuambil botol saus dengan sedotan yang sedari tadi tergeletak. Menempelkan pada telinga kananku, dan mulai berbicara dengan Kiky.

***

Kreativitas dan imajinasi anak bisa muncul kapanpun dan dimananpun. Tak berbatas tempat dan waktu. Dibutuhkan peran serta aktif orang tua untuk memberi stimulan. Tanpa peran serta aktif orang tua, anak akan beranggapan bahwa karayanya tak berguna. Pada gilirannya kelak, anak cenderung enggan berkreasi.

Apresiasi pun selayaknya diberikan pada waktu yang  bersamaan. Agar anak  berani berekspresi dan merasa dihargai hasil karyanya.

Kreativitas, imajinasi dan kepandaian anak sampai pada puncaknya dikala mereka bahagia. Salah satu cara membahagiakan anak paling mudah adalah dengan  mengajaknya bernyanyi atau bermusik.

@lambangsarib

.

Butuh jasa cargo murah ?
Pengiriman kargo murah ?
www.csmcargo.com

via twitter @csmcargo
Via fb @csm cargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky, Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Imajinasi dan Kreativitas

  1. Ryan says:

    Kiky masih aja lucu yak…

  2. ayanapunya says:

    hihi.. kiky dapat ide dari mana yak telepon yang pakai antena? telepon di rumah ya, mas?

  3. jampang says:

    idenya out of the box😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s