CINTA “bukan” Cerita Indah Namun Tanpa Arti

Suara kendang menghentak. Sesekali ditimpali suara seruling bambu nan syahdu. Ritme gitar listik bersahutan dengan perkusi. Irama ndangdut yang ceria ternyata mampu  mengubah suasana malam dingin menjadi penuh kehangatan. Membuat siapapun yang mendengar, menghentakkan kaki mengikuti irama, menggoyangkan tubuh, senafas dengan  irama melayu syahdu.

Lagu yang dipopulerkan oleh Bang Haji Rhoma Irama akhirnya mengalun juga.  Suara merdu biduan artis kampung  pun  mengalun, bergaya bak sang raja.   “Hidup tanpa cinta, bagai taman tak berbunga. Hai begitulah kata para pujangga.” Lagu ini dulu pernah  sangat populer. Saking ngetopnya, syairnya pun kuhafal dengan baik.

Kugendong Kiky di pundak, atau dia sering menyebutnya “gendong atas”.  Ada dua  macam gendongan lain lagi  yang dipahami anakku, yaitu gendong depan dan gendong belakang.

“Nduk, ketahuilah bahwa lagu ini adalah kegemaran kakek dan nenekmu di kampung. Mereka dulu kolektor kaset berirama melayu. Selain Rhoma Irama, si ratu dangdut  Elvy Sukaesih  adalah salah satunya. Cobalah  dengarkan dan nikmati iramanya. Resapi itu dengan kalbumu. Bayangkan saat ini kakek dan nenekmu bersama kita. Sewaktu bapak seumuranmu dulu, hal yang sama terjadi. Aku digendong kakekmu di atas, persis sepertimu saat ini. Ke alun alun kota, hanya untuk mendengarkan lagu yang sama.” kataku mencoba menjelaskan. Walau aku yakin anakku tak memahami apa yang aku katakan  barusan. Tapi entahlah,  aku hanya ingin mengatakan saja.

Benarkah kata si satria bergitar ini ? Bahwa hidup tanpa cinta itu bagaikan  taman tak berbunga ?

Bagiku itu benar adanya. Namun, entah orang lain. Manusia  boleh berpendapat berbeda. Kita bisa saja berseberangan pemahaman. Tak ada yang perlu diperdebatkan atau dipertentangkan.

Manusia  sengaja diciptakan Tuhan berbeda beda. Bermacam suku, warna kulit, ras, golongan dan pemikiran. Perbedaan ini seharunya menjadi rahmad, bukan bibit bibit laknat. Warna warni adalah sunatullah. Selama kita memahami perbedaan sebagai maha karya, maka tak sedikitpun ada alasan manusia untuk mempertentangkannya.

Pernahkah kita berfikir tentang orang tua kita yang mungkin sudah jompo ? Pernahkah kita membayangkan suatu saat nanti,  kita yang kuat ini akan  mengalami hal yang sama ? Bahu yang dulu kekar, kelak menjadi tulang rapuh  berbalut kulit keriput  kering. Mata menjadi kabur, nafas tersenggal dan daya ingat  raib. Jika hidup tanpa cinta, maka orang jompo akan disia siakan, dengan berjuta alasan.

Jika hidup tanpa cinta, maka akan  terjadi generasi  kanibalisme dalam  kehidupan. Kesomobongan dan kecongkakan merajalela, menguasai kehidupan.  Orang kuat memakan yang lemah. Cerdik pandai  memperdaya yang bodoh. Manusia kembali ke alam jahiliah, kembali ke alam liar dan primitif. Hanya  dikuasai nafsu, tak ubahnya penghuni  hutan belantara.

Tengoklah anak anak kita yang suci. Mereka yang tanpa dosa itu  menangis dimalam  buta. Membangunkan kedua  orang tua yang sedang ditampar mimpi indah. Jika hidup tanpa cinta, maka anak anak yang rewel akan ditinggalkan. Bayi bayi akan dibuang karena dianggap sebagai beban. Disiksa, karena tiada  mampu mendatangkan kenikmatan dunia. Bahkan ada yang dijagal  demi kemewahan. Dan  tak sedikit yang  dikubur hidup hidup demi harga diri.

Itulah mungkin yang akan terjadi, jika kita hidup tanpa dilandasi  cinta. Semua hambar, tak ada kebahagiaan. Mungkin saja ada yang memaknai  CINTA itu “Cerita Indah Namun Tiada Arti”. Bagiku, cinta adalah segalanya.

Mungkin lagu apik Ceilin Dion berjudul “The Power Of Love” perlu kita dengarkan lagi.  Kekuatan cintalah yang membuatku tetap  hidup. Cinta seolah magnet yang menarikku untuk segera pulang kerumah setelah usai jam kerja. Cinta itu laksana syurga tersuci yang diciptakan  Tuhan dimuka bumi.

@lambangsarib
www.lambang.csmcargo.com

.

Butuh jasa cargo murah ?
www.csmcargo.com
Twitter : @csmcargo
Facebook : @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to CINTA “bukan” Cerita Indah Namun Tanpa Arti

  1. Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.
    [Anis Matta]

  2. jampang says:

    waktu pertama kali punya tape dapat bonus dua kaset. salah satunya album om haji, dan lagu di atas ada di dalamnya😀

  3. abi_gilang says:

    Kalo ini sih bukan CINTA BUTA tapi cinta yang mencerahkan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s