Kebiasaan Apa Yang Sudah Anda Contohkan Pada Anak Hari Ini ?

Pagi sangat cerah. Setelah dua hari dua malam hujan mengguyur Jakarta, kini matahari tampak begitu digdaya.  Memancarkan seluruh energi yang akan diubah ke energi bentuk lain oleh semesta. Sumber energi utama  yang seharian kemarin terhalang awan tebal cumulo-nimbus, kini menghangatkan penghuni jagad raya.

Warna hijau dedaunan tampak lebih hijau dari biasanya, menandakan aktivitas fotosintesa sedang  berlangsung intens. Bunga melati yang kutanam dalam pot pun telah merekah, diganti  kuncup baru, sebagai tanda berlangsungnya evolusi kehidupan.

Aku merasa, bahwa tiada moment yang lebih indah dibanding pagi ini. Menghabiskan pagi,  duduk bersebelahan dengan buah hatiku. Hanya kami berdua saja.

Saat kebahagiaan itu hadir, sebuah file masa laluku tiba tiba terbuka. Melintas begitu saja. Sangat jelas. Seolah baru beberapa saat yang lalu terucap. Dari mulut Pak Zamura, ustadz di kampungku.  Sekali waktu beliau pernah berucap, yang konon itu berasal dari buku suci, “nikmat mana lagi kah yang engkau dustakan ?”

Aku diam, sekejap mencoba memejamkan mata. Ketenangan itu hadir, mengisi ruang ruang hampa, yang konon berada diantara tulang tulang  yang keropos.

Hangatnya jilatan sinar matahari memaksaku melipat koran yang sedang kubaca.  Menghirup dalam dalam hawa udara segar tanpa polusi. Kemudian menghembuskannya secara perlahan. Kurasakan  oksigen murni  mulai mengaliri tubuh, merayap bagai gelombang longitudinal  merambat pelan.

“Kamu baca apa nduk ?” tanyaku.

Ia tak begeming. Pandangannya fokus pada buku warna warni penuh gambar didalam masjid. Mulutnya komat kamit seolah baca mantra.  Melihat itu, aku tersenyum geli. Memandangi anakku berakting bak aktris hollywood kawakan.

“Baca pak. Kiky sedang baca masjid, Allahu Akbar.” Akhirnya jawaban singkat yang ku tunggu itu pun meluncur dari mulutnya.

“Wah pinter yah…., anak bapak…., Kowe wis iso moco ya nduk ?” tanyaku. “Memang sedang baca apa itu ? Oh…, itu di dalam masjid ya nduk, sedang apa itu ?” tanyaku  menimpali pertanyaan lain yang belum terjawab.

“Ini kakak, ini mbah, ini buku, mau Allahu Akbar pak….,” jawab anakku sambil menunjuk satu persatu gambar yang dia sebutkan.

*

Sobat anak …,

Mengajar anak untuk melakukan sesuatu mudah bukan ? Tak perlu kata kata, tak butuh perintah, cukup hanya mencontohkan saja.

Kebiasaan apa yang sudah anda contohkan pada anakmu hari ini ?

@lambangsarib

.

Butuh jasa cargo murah ? www.csmcargo.com

@csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Kebiasaan Apa Yang Sudah Anda Contohkan Pada Anak Hari Ini ?

  1. ayanapunya says:

    Anak itu peniru yang ulung, begitu kata orang

  2. hikmahua says:

    bagus, pak. sederhana tapi menyentuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s