Berhati Hatilah Memilihkan Baju Buat Anak Anak

Siang tadi di linimasa twitter ada yang sangat menarik perhatianku. Bukan  berita politik tentang  pak SBY yang marah marah karena disebut  dekat dengan Bunda Puteri. Bukan pula berita hukum tentang penangkapan Andi Malaranggeng oleh KPK.

Mungkin bagi sebagian kalangan, ini bukanlah suatu yang istimewa. Namun, jika kita cermati dengan seksama dan detil, maka akan tampak sebuah keganjilan.

Tentang pakaian yang dikenakan seorang anak. Mungkin umurnya tidak lebih dari 5 tahun. Dan saya yakin, baju pink yang dikenakan pasti dibeli dan dipilihkan  oleh orang tuanya.

Yang saya tidak habis pikir, kenapa baju pink bergambar panda yang sedang memperagakan hubungan sex menjadi pilihan ? Saya juga heran, kenapa pula ada orang atau pabrik yang memproduksi pakaian dengan motif dan gambar yang sangat tidak pantas buat anak anak.

Baju anak

Pernahkah kita bayangkan, jika tiba tiba anak tersebut bertanya. Sedang apakah kedua panda tersebut ? Lalu jawaban apa yang pantas untuk kita berikan ?

Pernahkah kita berandai andai, jika tiba tiba  ada dua orang anak balita memperagakan adegan demi adegan yang mereka lihat di kaos yang dikenakan ?

Orang tua harusnya mengingat, bahwa anak adalah netral. Anak itu seputih kapas. Mereka akan mencontoh apa yang dilihat, didengar dan dirasakan.  Apapun itu bagi anak adalah sebuah kebenaran.

Saya teringat akan tingkah polah anakku sendiri.  Saat dia kenakan baju batik model putri cinderella, maka seringkali ia berkata, “pak, Kiky cantik nih pak…, Kayak Sophia.” Sophia adalah tokoh kartun, yang berperan sebagai princess yang baik hati.

Ketika anakku mengenakan kerudung putih kebanggaannya, seringkali ia berkata, “pak, Kiky cantik nih pak…, Kayak ibuk. Kiky maunya kayak ibu.”

Nah, jika anak menggunakan kaos bergambar panda yang sedang bersenggama dengan bermacam pose, kira kira apa yang anak anak pikirkan ? Nah sobat…., berhati hatilah. Termasuk memilih pakaian buat anak anak.

@lambangsarib

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo www.csmcargo.com

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

27 Responses to Berhati Hatilah Memilihkan Baju Buat Anak Anak

  1. iya Pak.
    orang tuanya ga ngeliat dulu apa ya corak di bajunya.
    harusnya kan ibu2 itu detil dalam hal corak dan warna.😀

  2. Gambar nggilani seperti itu, karepe opo yo wong-wong ngawur itu?
    Kadang-kadang ada pergeseran pola pikir, bahwa sesuatu yang sifatnya dewasa kemudian ditirukan oleh anak-anak maka itu dianggap suatu hal yang lucu / menggemaskan atau hebat.
    Contohnya Miss Cilik, semacam ajang ajang ratu-ratuan; anak kecil ngerokok… ada lho ortunya yang bangga, anak kecil bisa naik motor… juga ada ortu yg menganggapnya hebat; anak kecil sudah mengenal sex… kalo ini tetangganya yang bangga. Bahaya

    • lambangsarib says:

      Banyak orang tua yang ngawur dan tak peduli dengan anak anak mereka. Kelak, mereka akan merasakan balasannya.

      • Saya jadi teringat, ada contoh video si anak yang merokok, berkata-kata jorok, melakukan adegan pasutri, menyebut lokalisasi dolly, dan kata-kata buruk lainnya, namun orang-orang sekelilingnya menganggapnya hal itu lucu dan menggemaskan.
        Saya gak bisa membayangkan anak kecil itu kelak jadi apa.
        lihat video-nya

      • lambangsarib says:

        Saya pernah melihatnya juga pak, ngeriii…..
        Memang, kadang2 orang dewasa menganggap itu sebagai lelucon. Padahal sebenarnya kengerian.

      • Memang ngeriii!!!!
        Sifat dan perilaku psikopatnya malah dibangun di usia dini, ini video anak itu lainnya yg menunjukkan gejala psikopat, marah-marah yang disertai misuh-misuh.
        [lihat video]

        Saya setuju kalo ada UU PA dimana menghukum ortunya yg lalai membiarkan anaknya berkata-kata yang tidak pantas.

      • lambangsarib says:

        Sedih melihatnya. Orang orang dewasa yang mengajari, sangat sangat keterlaluan.

        Sebagai anak, dia berfikir netral. Merokok dan “misuh2” akan dianggap sebagai kebenaran.

        Lalu apa lagi yang mesti kita harapkan ?

  3. tinsyam says:

    itu gambar kaos di fesbuk juga gitu.. ada pabrik yang iseng kali..

  4. Dyah Sujiati says:

    Astagfirullahaladzim.. T.T
    Keterlaluan sekali pembuatnya itu.
    Maksudnya apa coba?

  5. ayanapunya says:

    Ya ampuun. Kok bisa-bisanya bikin gambar begitu buat baju anak-anak?

  6. abi_gilang says:

    Kalo cuma lihat sekilas mungkin akang juga nggak bakal ngeh dengan gambar2nya. Apalagi anak2 yang mungkin saja cuma suka dengan warna pink-nya. Pabrik pembuat-nya yang harusnya bertanggung-jawab.

  7. punyaliana says:

    Kadang orang tua nggak pernah peduli sama pakaian anak nya.
    Kadang dikasih yang lusuh, udah bolong, udah kecil merecet, ngatung, terlampau pendek (diajar sexy dari kecil)
    padahal pakaian itu kan cermin dari dirinya,
    meskipun ada pribahasa “dont judge a book by cover”
    lama kelamaan, anak akan terbiasa dengan pakaian yang sudah melekat dari kecil..
    jadi jangan salahkan anak jika pakaian nya kurang sopan,
    karena dari kecil sudah di paksa orangtuanya untuk berpakaian yang tidak baik.

    halah, ini komentar apa protes?? xixixixi..
    salam kenal yah..
    blog nya keren

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s