Berkarya Dalam Kreativitas

Entah dimana dan kapan anakku melihat seorang pelukis bekerja. Seingatku, belum pernah sekalipun aku mengajaknya ke studio gambar. Seingatku, belum sekalipun aku kenalkan dia dengan piranti menggambar profesional, seperti kaki tiga buat sandaran kain kanvas.

Yang jelas, sore tadi aku dibuat kaget. Ia modivikasi kaki tiga untuk kamera, disulap menjadi kaki tiga untuk  menggambar.

Melihat kejadian ini, aku duduk diam diatas kursi  tepat di belakangnya.  Kemudian aku  bertanya, “nduk, kamu  sedang ngapain ?”

“Gambar gambar pak,” jawab anakku spontan, tanpa melihatku dan tetap fokus dengan apa yang sedang dikerjakannya.

Aku memperhatikan terus setiap geraknya. Tangan kiri tampak erat memegang kertas gambar, sementara  jemari kirinya memegang krayon dan mengusap usapakan diatas kertas yang hampir berdiri tegak.

Sekitar 3 hingga 6 menit pun berlalu. Tiba tiba ia membalikkan badan, berjalan kearahku dan menunjukkan “karya luar biasanya”

“Wah…., bagus nduk, bagus banget,” kataku memberikan semangat dan memuji lukisannya. “Nah, sekarang bawa ke ibuk, bilang kalau Kiky sekarang sudah bisa menggambar dan tidak keluar garis lagi.”

Anakku pun berlari kearah ibunya sambil menenteng lukisan itu. Aku hanya mampu melihat ia berlari menuju pintu belakang, dan segera menghilang dari pandangan.

Dan tak lama kemudian, kudengar suara tawa dan canda riang anak dan istriku dari ruang belakang.

****

Sobat Anak, ada dua hal yang mungkin bisa kita cermati.

Pertama, jangan pernah sekalipun kita beranggapan bahwa anak itu hanya menirukan yang kita ajarkan atau yang kita kenalkan. Boleh jadi ia mampu melakukan  sesuatu yang sama sekali belum pernah kita ajarkan.

Misalkan saat naik mobil atau jalan jalan, boleh jadi ia melihat sesuatu di jalan hanya selintas dan tak lama. Maka itu pun cukup bagi anak untuk menirukan.

Kedua, orang tua harus selalu memotivasi anak untuk selalu berkarya. Mengapresiasi setiap hasil jerih payahnya akan memberikan semangat luar biasa bagi anak untuk terus berkreasi. Imajinasi di otaknya yang tanpa batas akan berbuah menjadi kreativitas nyata.

Selalu ingat kata kata Pak Tino Sidin di TVRI dulu, “baguuss……”

 

@lambangsarib

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo www.csmcargo.com

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to Berkarya Dalam Kreativitas

  1. abi_gilang says:

    Nggak cuma Pak Tino Sidin koq yang bilang bagus🙂 saya juga angkat jempol untuk kreatifitas Kiky🙂

  2. tinsyam says:

    kreatif juga pake segitiga kaki kamera..
    ntar lamalama jadi pelukis beneran nih kiky..

  3. Ponakan saya akan serta merta bilang “Tante, Lampu merah berhenti tante hijau jalan…” padahal usianya masih 4 tahun karena dia sering mengetahui Ayahnya berhenti di lampu merah dan berjalan saat lampu sudah hijau…
    anak itu pengamat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s