Menjaga Keabadian dan Kesempurnaan dengan Menuliskannya

Dingin pagi masih menyelimuti. Kicau burung bersahutan menanti datangnya kehangatan sang surya.

Di masjid ini, aku duduk di serambinya,  merenung, sendiri. Beberapa orang didalam  asyik mengaji, syahdu dan menyayat kalbu. Ayat demi ayat meluncur dari mulut mereka. Adalah ibu ibu dan bapak bapak yang tak lagi muda. Rata rata diatas 50an tahun. Entah kemana pada pemuda yg selayaknya memakmurkan.

Beberapa saat yang lalu, H Zamura, ta’mir dan sesepuh masjid ini memberikan kultum. Menceritakan sejarah singkat berdirinya pusat keagamaan masyarakat kridosonono ini.

Masjid Taqwa diproyeksikan sebagai masjid terbesar kedua di kota Blora. Diprakasai oleh Bupati Blora, Kolonel Srinardi di tahun 1972. Tokoh lain yang berperan antara lain KH. Zainal Abidin selalu tokoh Muhammadiyah. Beberapa penggagas yang lain adalah Soekardono (Sekda), H. Hasyim (Kepala Perdagangan), H. Moch Mulyadi, Soeherman HW,  Tukul Hadiwiryanto,  Djasmmni, Soekarno HW dan Fat Gurrosi.

Pak Zamura juga mengatakan bahwa mimpi  besar pengurus ta’mir  adalah memiliki madrasah. Sekolah keislaman yg berciri khas  kemuhammadiyahan. Namun, keterbatasan dana, man power serta dukungan masyarakat sekitar membuat mimpi itu belum terwujud.

Setelah mendengar kultum singkatnya, aku tergerak untuk menuliskan lebih jauh tentang sejarah masjid ini. Hal ini sangat penting, paling tidak sebagai kepentingan sejarah dan warisan tertulis buat  generasi selanjutnya.

Mungkin harus segera direalisasikan. Mengingat, para pendiri masjid ini sudah mulai berumur. Sebelum segalanya terlambat.

Keabadian masjid ini harus tetap dijaga. Menuliskannya menjadi pelengkap dan kesempurnaan.

Tulisan itu akan menjadi penghubung antar generasi. Sebagai benang merah pengingat. Saksi terbaik perjuangan umat manusia dalam mencari kebenaran.

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

11 Responses to Menjaga Keabadian dan Kesempurnaan dengan Menuliskannya

  1. 'Ne says:

    Ayo Pak Lambang tuliskan segera..🙂

  2. baroto says:

    Ini dia Sang Pencerah dari Blora….

  3. chris13jkt says:

    Ditunggu tulisannya, Mas. Pastinya akan menarik.

  4. arip says:

    Sangat ditunggu tulisannya pa. Kalau bukan bapa siapa lagi.

    Selamat Idul Fitri 1434 H. Taqabbalallaahu minna wa minkum.

  5. Dyah Sujiati says:

    sepertinya akan bagus tu buku. saya belum pernah baca buku dengan mengangkat tema seperti ini.
    tinggal nanti menyusunnya dengan bahasa yang asyik punya Pak. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s