Jangan Takut Takuti Anak

Aku sedang asik membolak balik  majalah di sebuah pusat perbelanjaan. Sementara istriku pun tampak sibuk  memilih kurma. Anakku berdiri  disampingku. Tangannya memegang sebuah majalah bergambar mickey mouse kesukaannya.

Karena terlalu larut membaca sebuah artikel majalah, perhatianku pun hanya tertuju pada kata demi kata dilembaran itu.

“Pak…, Kiky tinggi nih pak. Kiky naik naik….!” Kudengar suara anakku sangat keras.

Suara itu membuatku terhenyak. Kaget. Kusapukan pandangan ke delapan arah mata angin. Berusaha mencari darimana sumber suara tadi. Namun tak menemukannya.

Aku pun mulai gelisah.

“Pak… !” Suara anakku kembali memanggil. Indra pendengaranku menuntun  pandanganku kearah suara itu.

Aku kaget. Kudapati anakku sudah berada di tangga untuk mengambil dan menyusun barang. Tak kurang dari sepuluh anak tangga tersusun.  Ia berada di puncak tertinggi. Sedang tersenyum memanggilku.

“Nduk, ngapain disitu ?”

“Naik naik pak, Kiky naik naik….,” jawabnya.

“Ayo turun… nduk.”

“Ndak mau pak, Kiky mau disini aja.”

Aku terdiam. Batinku  was was, takut anakku terjatuh.  Otakku bekerja keras mencari kata  yang tepat untuk memintanya turun. Aku tak ingin menakut nakutinya, apalagi memarahinya. Lama tak kutemukan kata yang tepat untuk memintanya turun.

Beberapa orang yang lalu lalang di sampingku nampak  mulai khawatir. Satu dua  karyawan mulai meminta anakku turun.  Mungkin mereka takut bila anakku terjatuh.

***

Sobat…

Seorang anak pada dasarnya adalah pemberani. Mereka tidak mengenal rasa takut. Secara alamiah ia akan melakukan apapun, tanpa rasa was was.

Hingga orang orang terdekatnya menakut nakuti.

Kecintaan yang sangat pada anak, seringkali menjadikan orang tua menakut nakuti  anak. Sekali saja orang tua melakukan itu, boleh jadi akan menjadikan anak  tumbuh menjadi seorang yang penakut.

@lambangsarib

.

Butuh jasa cargo murah ? www.csmcargo,com via twitter @csmcargo

 

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

15 Responses to Jangan Takut Takuti Anak

  1. 'Ne says:

    benerr banget, sering saya lihat para orang tua suka menakut2i anaknya biar nurut..
    untuk orang tua pikir itu cara paling mudah tapi mereka lupa dampaknya buat si anak nantinya ya..

  2. Ryan says:

    aduh Kiky… nanti jatuh.
    gimana akhirnya caranya Kiky mau turun mas?

  3. kebomandi says:

    kiky pemberani banget.. gemes sama kiky om :*
    supaya kiky turun : “kiky, kita ambil makanan kesukaan kamu yuk” haha

  4. Harus nya bukan di takuti yaaa tapi di beritahu resiko nya saja biar melatih mereka berfikir juga dan ngak jadi penakut🙂

  5. katacamar says:

    iya mas lambang, tadinya sebenarnya ndak bermaksud menakut2i, karena kecemasan jatuh, cuma caranya salah ya gitu jadinya… tidak semua orang tua bisa berfikir sejenak seperti mas lambang, spontanitas … akibatnya jadi fatal pada perkembangan anak ya…
    jadi orang tua memamng perlu banyak belajar…… terus ..terus..terus..

  6. eda says:

    ini pernah saya lakukan.. tapi akhirnya saya tau,k itu gak bagus buat anak..

    salam kenal😀

  7. Dyah Sujiati says:

    betul!

    itu Kiky? Kok udah tinggi Pak?
    dan sempet-sempetnya ya babenya moto gitu:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s