Semangat Membaca, Walau Belum Mampu Membaca

Malam semakin larut. Jam dinding tua  tahun 70an yang menempel di dinding  baru saja terdengar berdentang sembilan kali. Hawa dingin perlahan menyeruak kedalam rumah. Suara lalu lalang orang diluar mulai sayup tak terdengar. Digantikan suara berisik binatang liar dari belakang rumah.

Film kartun “Shaun The Sheep” sudah 30 an menit berlalu. Sementara film lain dengan tokoh utama “banana” pun hampir usai.

Aku masih asik duduk sendiri di kursi kayu di sudut ruangan. Membaca novel sejarah “Sang Pencerah.” Suara anakku berdiri mengusik keasyikanku. Dari sudut mata terpicing aku lihat dia berdiri dan berjalan menghampiriku. Aku diamkan saja, pura pura tidak mengetahui.

Setelah dekat, diambilnya sebuah buku berjudul “jejak cinta” yang tergeletak di meja tepat disampingku. Hanya dalam hitungan detik, ia duduk disampingku, membuka buka buku dan menirukan seluruh gerak gerik yang aku lakukan.

Entahlah apa yang ada di benaknya. Entahlah apa yang ada di otaknya, sehingga ingin melakukan sesuatu yang mirip dengan yang aku lakukan.

Oh…., ternyata ia ingin membaca buku, seperti apa yang sedang aku lakukan. Umurnya barau tiga tahun lebih. Jangankan membaca buku, abjad pun dia sama sekali belum faham.

****

Ungkapan bahwa “anak adalah peniru ulung” dan “anak adalah plagiat sempurna” saya yakin  ada benarnya.

Di usia “golden age (antara nol hingga empat tahun)”, atau balita, seorang anak akan menirukan apapun yang dia dengar dari telinganya. Ia akan mencontoh apa yang dilihatnya. Ia akan menirukan apapun ucapan orang lain yang ada disekitarnya. Bukan hanya gaya bahasa dan intonasi, melainkan pula konten dan kosa katanya.

— @lambangsarib—

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo atau ke www.csmcargo,com

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

17 Responses to Semangat Membaca, Walau Belum Mampu Membaca

  1. abi_gilang says:

    Mungkin Kiky pikir “koq Ayah lebih asyik megang buku daripada lihat shaun the sheep sih? ” makanya Dia pengen merasakan seru-nya bermain dengan buku🙂 Ayo semangat Kiky…..!

  2. ryan says:

    wah Kiky mau baca buku spt ayahnya ya…

  3. sakti says:

    kayaknya si bapak harus sering-sering beli novel yang ada banyak gambar ilustrasinya hihihi,

  4. Oleh karena itu contoh yang baik sangat diharuskan untuk orang tua, begitu ya?
    Saya belum jadi orang tua, dan saya pun memiliki kekhawatiran kalau tak bisa memberikan tauladan yang baik karena lingkungan yang kurang mendukung….

  5. tinsyam says:

    anak emang copycat sejati..

  6. afan says:

    setelah minat membaca dilanjut dengan minat menulis :0

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s