Bermain Main Dengan Kamera

Sebuah setasiun televisi sedang menyiarkan  pertandingan langsung sepakbola.  Perhelatan akbar Liga Champion Eropa,  mempertemukan dua kesebelasan papan atas pada babak hidup mati, semi final.  El classico, antara Real Madrid dan Barcelona.

Sedang asik asiknya nonton di lantai atas, BB ku berdentang. Suara “Ping”  telah   merusak aliran andrenalin. Andai saja suara itu bukan berasal dari  alat untuk mempermudah pekerjaan, tentu sudah lama dipeti eskan. Broadcast adalah salah satu fasilitas yang di desain untuk memanjakan  pengguna, namun kenyataannya malah menjadi hal yang   menjengkelkan.

Dua kali suara  berisik itu keluar dari kotak hitam pipih berukuran segenggaman tangan.  Dengan malasan malasan  aku ambil dari atas meja dan membukanya. Ternyata sebuah  pesan masuk dari istriku.

“Ah… istriku ternyata belum tidur. Mungkin ia sedang menonton  serial CSI dilantai  bawah. Ada pesan apa malam malam begini ?” Pikirku dalam hati.

Kubuka  pesan tersebut. Ternyata hanya kiriman sebuah gambar bola mainan anakku.

“Udah malam iseng aja nih…..” Kataku dalam hati.

bola

Belum sempat menutup BB, tiba tiba gambar satu lagi terkirim.

bukuKedua gambar itu mampu mengalihkan konsentrasi  pada si kulit bundar di layar televisi. Satu persatu gambar itu kuamati.  Foto  pertama jelas sebuah  mainan bola bergambar bunga bangkai. Dibeli saat kami pergi ke Kebun raya bogor.

Sedangkan gambar kedua sesaat membuat bingung, gambar apa gerangan ? Mungkin 1-2 menit lamanya aku amati gambar itu. Mencoba membolak balik gambar  dari beberapa sudut pandang. Sepertinya sulit dimengerti gambar apakah itu.

“Aha…. Aku mengerti ! Ini adalah gambar buku !” Kataku berteriak.

Sontak seluruh mata  teman teman memandangku  aneh. Teriakan ini mengagetkan mereka. Bahkan,  Achmad menumpahkan segelas kopi panas karena kaget.

“Eh, maaf yah.” Kataku.

Mereka diam, tidak menjawab. Mata mereka kembali tenggelam pada layar kaca televisi. Melanjutkan pacuan andrenalin yang dimainkan dengan apik oleh Messi dan Ronaldo.

“ini adalah gambar buku. Menurutku foto ini sangat bagus. Pengambilan gambar memiliki angel, pencahayaan dan detil yang tepat. Kedua foto ini sungguh  Luar biasa !” Kataku dalam hati.

“Iki  foto opo, kok apik. Sing ambil gambar siapa  ?” Tanyaku pada istri lewat pesan BB.

“Itu foto yang diambil kiki tadi siang. Sewaktu aku  sholat.” Jawab istriku.

“Alhamdulillah …”

“Kok ? Alhamdulillah itu maksudnya apa ?” Tanya istriku.

“Aku bersyukur Kiky sudah mampu menggunakan kamera, walau sebatas lewat ponsel. Terlebih lagi, ia senang  mengambil foto seperti aku. Bukan senang difoto kayak tantenya.” Jawabku masih dalam BB.

“Nduk…., bapak tidak akan melarangmu bermain main dengan camera. Harapanku adalah kamu  mampu menempatkan diri.  Jadilah  subyek pelaku atau pengambil gambar.  Bukan sebagai  obyek penderita  atau model.”

@lambangsarib –

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

20 Responses to Bermain Main Dengan Kamera

  1. ronal says:

    semoga kelak jadi photografer ya kiki hehe

  2. metamocca says:

    bakat pertama ditemukan!😀 hehehe….

  3. ayanapunya says:

    gambar kedua keren, mas!🙂

  4. foto kedua bagus banget,

  5. abi_gilang says:

    Hebat nih Kiky.. kalo akbar bakat pertamanya membanting ponsel (bukan menggunakannya)🙂 . Pak ajak Kiky ke kebun raya lagi, tgl 21 april ini ada acara Gilang dan semua temannya di Klinik Tumbuh Kembang RS Hermina Bogor. Rata-rata anak berkebutuhan khusus, biasanya acaranya macam2. Biar Kiky kenalan sama Gilang dan teman2. Ayo Kiky ajak Bapak ya !!!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s