Creative Process Of Fiction Writing By @sefryanakhairil

Ilmu itu memang mahal. Mencari ilmu hukumnya wajib. Kemana saja dan dimana saja, kita mesti datang mencarinya. Demi ilmu aku harus bangun lebih awal dari biasanya,  agar tidak terlambat  mengikuti kelasnya Sefryana Khairil.

Pingin tahu siapa sebenarnya pemilik akun twitter @sefryanakhairil ?

Ia adalah seorang penulis yaang sangat kreatif dengan  segudang prestasi. Berawal dari menulis cerpen saat kelas 1 SMP, kini  novelnya memenuhi rak  toko buku hampir di seluruh pelosok negeri.

Dongeng semusim, Rindu, Coming Home, Sweet Nothing dan Beautiful Mistakes adalah beberapa judul novel karangannya. Yang paling fenomenal adalah novel berjudul  Tanah Air Beta. Oleh sutradara Ari Sihasale,  karyanya diangkat  menjadi sebuah  film layar lebar dengan judul sama.   Karya karya lain silahkan  dilihat disini.

Selain berkarya lewat tulisan, ia juga  aktif sebagai pembicara  di berbagai seminar.  Untuk memotivasi orang lain agar mau menulis, ia  tuangkan  segenap   pengalaman dan kemampuannya  dalam sebuah blog bernama be-a-writer.

Saya sempat mengikuti satu sesi acaranya. Dengan sangat bagus dan interaktif,  ia sampaikan makalah “Creative Process Of Fiction Writing”.  Dengan segala keterbatasan saya dalam menyerap ilmu, dengan rendah hati saya mencoba menuliskan ulang disini.

Proses Kreatif itu meliputi beberapa hal, yaitu :

Pertama adalah Penemuan ide. Proses  ini  menjadi dasar atau fondasi dalam  menulis. Tanpa ide, mustahil bagi seseorang untuk membuat tulisan.  Untuk mendapatkan, bermacam cara bisa digunakan. Membaca novel dan  biografi adalah salah satu caranya. Bahkan  kisah nyata kehidupan  diri kita sendiri dan orang lain pun bisa dipakai.

Kedua adalah Pengembangan ide. Salah satu hal yang  bisa dilakukan  adalah dengan melakukan observasi dan membuat kerangka karangan atau outline. Observasi bisa dengan berselancar di dunia maya, wawancara tokoh dan observasi langsung di lapangan.

Untuk membuat outline, kerangka cerita harus dimulai (pembukaan) dan diakhiri (penutup). Ini penting untuk menjaga konsistensi cerita dalam naskah.  Selain itu harus ada konflik, puncak konflik dan peleraian. Baik itu  konflik personal maupun konflik komunal.

Keempat adalah penulisan naskah. Terakhir  atau kelima adalah self – editing,  sebelum naskah diajukan ke editor.

Proses Kreatif dalam penulisan mencakup beberapa hal, yaitu membuka cerita, membuat dialog, karakterisasi dan memberikan nyawa atau ruh pada cerita.

Membuka cerita ada baiknya langsung to the point dan  tidak bertele tele. Usahakan pembaca  setiamu enjoy sejak paragraf pertama.  Umumnya mereka  tertarik pada paragraf pertama. Jangan tunggu mereka bosan menunggu konflik dan tidak melanjutkan membaca tulisanmu.

Membuat dialog yang bagus sebaiknya dilengkapi dengan bahasa tubuh. Menuliskan ulang dialog yang sudah ada pada narasi sering membuat pembaca bosan dan berkesan bertele tele.

Karakteristik tokoh itu ada dua hal. Prtama adalah karakter bawaan sejak lahir, seperti warna kulit, warna rambut, kurus, gemuk dan sebagainya. Kedua adalah kepribadian yang dimiliki, seperti pemarah, pembohong, motivator, dan lain lain.

Untuk membuat sebuah novel itu menarik, tulisan harus memiliki ruh atau nyawa. Untuk mendapatkannya,  yang perlu diperhatikan adalah logika yang dibangun, relevansi setiap episode, keseimbangan, dramatisasi dan suspen.

@lambangsarib-

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

 

 

 

 

 

 

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Motivasi and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to Creative Process Of Fiction Writing By @sefryanakhairil

  1. Mantab sharingnya pak🙂

  2. niee says:

    hebat mas, bisa ikut seminar seperti itu. di Pontianak jarang ada seminar, jadi sesuatu yang mahal gitu deh

  3. sefryana kairil inspiring banget, hmm

  4. Dyah Sujiati says:

    dan tak lepas dari misi🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s