Enggan Minum Susu

Semenjak  giginya sakit beberapa hari yang lalu,  hingga kini Kiky tidak mau minum susu. Minuman bermerek  preges***** yang diresepkan  Dokter Melanie tidak lagi menarik. Kalau toh dibujuk,  paling banyak hanya minum  2-3 teguk saja. Selebihnya, susu didalam gelas itu dibuang.

Minggu yang lalu,  kebiasaannya  sebelum tidur adalah melahab 2 botol susu ukuran 120 ml. Namun kini tak mau lagi. Ia lebih memilih minum dari gelas.

“Pak, Kiky tambah kurus tuh, gak mau minum susu”, kata ibunya pagi tadi. Diungkapkannya saat kami berdua sedang asyik minum  teh hangat. Duduk di teras rumah. Menikmati  sejuknya udara segar kali ciliwung.

“Sudah ditimbang belum ? Perasaanku kalau nggendongnya kok tambah berat ? Tambah tinggi mungkin ? Kalau anak tambah tinggi kan tampak lebih kurusan ?”,  jawabku memberikan argumen.

“Memang sih belum ditimbang pak. Tapi aku khawatir karena tak mau minum susu lagi”.

“Kemarin  aku tanya kiky, katanya giginya sudah sembuh,  tidak sakit lagi.  Kenapa belum mau minum susu juga ?”,  tanyaku menyelidik.

“Apakah karena lidahnya sudah sering merasakan segar dan  manisnya es teh  ? Lidahnya sudah menuntut minuman yang lebih lezat. Makanya, susu yang  tak ada rasanya itu tidak menarik  lagi”, kata ibunya.

“Mungkin juga sih,….”, jawabku sepenggal. “Nanti siang kita belanja bu, coba cari susu lain. Semoga dia mau minum susu lagi”.

— @lambangsarib—

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to Enggan Minum Susu

  1. metamocca says:

    Iya c, bisa jadi bosen.

    Eh tapi, Kalo makannya tetep mau kan?

  2. Iqbal says:

    dah bosen mungkin mas

  3. capung2 says:

    anak sya jga rada susah minum susunya..

    Pada tanggal 10/03/13, Lambangsarib’s Blog

  4. Erit07 says:

    Atau mau ganti merek??

  5. ada yang bilang gak minum susu justru baik loh Pak🙂

  6. bundamuna says:

    banyak yg orang tuanya gak mampu beli susu, anak-anaknya pengen minum susu
    giliran orang tua mampu membelikan susu, anak-anak ada yg gak mau minum susu.. ironis yaa pak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s