Ngedot Berhenti Karena Gigi Hendak Tanggal ?

Kamu membangunkan kami dari tidur tepat jam dua dinihari. Bukan seperti biasanya, jam 4 subuh. Tangismu begitu keras, hingga  seisi rumah terbangun.

Benar nduk,  bapak sering  menyanyikan lagu Iwan Fals  “menangislah yang keras janganlah ragu. Tinjulah congkaknya dunia, buah hatiku. Do’a kami di nadimu”. Namun sepertinya tangisanmu kali ini berbeda.

Kalau tangisan karena sakit, biasanya diiringi diskripsi rasa sakit. Dengan keterbatasan kosa kata, kamu mencoba menjelaskan. Kamu menunjuk nunjuk daerah mana yang sakit dengan jemarimu.

Malam ini tidak sama sekali. Kamu hanya minta digendong.

Setelah digendong beberapa saat, biasanya kamu mau turun. Namun kali ini tidak.

Kami bergantian menggendongmu. Dari jam dua malam hingga adzan subuh dari musholla sebelah rumah berkumandang. Kamu hanya diam saat di gendongan  dan menangin lagi saat kami mencoba menurunkan.

Beberapa kali ibumu  memberi sebotol air susu. Kamu menolaknya dan  menangis semakin keras. Beberapa kali pula bapak mencoba, hal yang sama terjadi. Menangis dan menangis. Semakin keras saja kamu menangis.

Akhirnya……, kamu berkata juga, “gigi sakit pak…., sakiit…”.

“Oh….., maafkan bapak ya  nduk, bapak tidak tahu kalau gigimu sakit. Gigi yang mana yang sakit ? Buka mulutnya, bapak ingin lihat.”

“Ini pak”, jemari telunjuk mengarah pada gigi seri bagian atas.

“Baiklah nduk, tentu kamu haus karena hampir dua jam menangis. Ayuk mimik susu, tapi tidak usah pakai dot. Kita gunakan cara lain”.

“Buk, tolong tuang susu kiky kedalam gelas warna pink yang ada gambar saun the sheep. Kiki mau mimik pakai gelas yang ada gambar saun nya. Ambilkan sedotan juga bu ya….”

Tak lama kemudian ibumu datang. Saat  matamu masih berkaca kaca. Saat kamu masih ada di gendongan bapak.

“Ini pak, susunya kiky sudah didalam gelas saun warna pink. Ini ibu ambilkan pula  sedotan warna pink, warnanya sama nduk, buat kiky minum. Ayuk minum nduk, cah pinter”. Begitu ibumu merayu agar kamu mau minum.

Sedotan pink itu ibu masukkan ke mulutmu. Beberapa detik kemudian, kamu malah menangis. Lebih keras dari sebelumya. Jeritanmu  mengagetkan kami, hingga susu hangat  di dalam gelas itu pun  tumpah membasahi baju dan kaki.

“Aduh…., maaf nduk !?”.

Cara kami memberi minum dengan sedotan ternyat salah. Sedotan itu mengenai gigimu yang hendak tanggal. Tentu kamu merasa kesakitan yang sangat. Sekali lagi maaf, tidak sengaja.

Sepuluh menit pun berlalu. Kamu masih menangis digendongan bapak. “Nduk, mimik dengan gelas saja yah ?

Kamu mengangguk. Mungkinkah kamu mengangguk karena terlalu haus ? Atau kamu mengangguk karena kecapekan menangis ? Ah, entahlah.

“Buk, tolong kiky bikinin susu lagi, 4 takaran sendok saja, dicampur dengan 120 cc air. Jangan terlalu panas ya buk, giginya kiky masih sakit”.

Tak lebih dari 5 menit, ibumu datang dengan membawakan segelas susu.

“eh nduk…., ini susunya di gelas warna biru. Ada gambarnya mickey mouse nduk. Ayuk mimik bareng mickey mouse ? Mimik yang banyak yah ?

Pelan pelan tangan kiky meraih gelas itu. Tampak kamu sangat hati hati mendekatkan gelas itu ke mulut. Kami memandang dengan menahan nafas. Berharap semoga gelas itu tak terantuk ke gigimu yang hendak tanggal.

Glek glek….. Kamu menghabiskan susu itu tak bersisa. Disaat bersamaan, kami bernafas lega. “Alhamdulillah….”, kata ibumu.

Kamu diam, tak menangis lagi. Air mata yang membasahi pipi diusap ibumu dengan selendang sutra lembut,  penuh kasih sayang. Bapak tak melihat lagi matamu berkaca. Matamu tampak  jernih. Senyummu mengembang.

“Nduk, ketahuilah gigi mu itu cepat atau lambat beberapa akan tanggal. Gigi anak anak akan digantikan dengan gigi dewas. Seiring dengan bertambahnya usiamu. Semua orang, termasuk bapak dan ibumu dulu juga mengalami hal serupa”.

Gigi tanggal itu sunatullah nduk, walaupun gigimu  digosok  dengan sikat dan pasta gigi sehari dua kali. Seperti bait lagu karangan Pak Kasur, yang  sering kamu nyanyikan.

Bangun tidur kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi
Habis mandi kutolong ibu, membersihkan tempat tidurmu.

Bapak berfikir, mungkinkah ini era  karirmu ngedot ?

Bapak teringat bagaimana pamanmu, om Agung dulu mengakhiri ngedotnya. Sama persis dengan apa yang terjadi denganmu saat ini. Bedanya, dulu om agung giginya gigis dan kamu tidak. Kalau kelak kamu membaca ini, tolong konfirmasikan pada paman mu.

— @lambangsarib —

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

34 Responses to Ngedot Berhenti Karena Gigi Hendak Tanggal ?

  1. JNYnita says:

    Gigi tanggal normal itu br di usia 6-7 tahun Mas, yang lalu digantikan oleh gigi tetap.. Normalnya gak akan terasa sakit.. Paling hanya gak nyaman krn goyang2..
    Klo seumuran Kiky gigi depannya sakit, periksa ada lubang di gigi apa nggak? Ada sariawan/luka dkt giginya apa nggak? Klo gak ada, coba tanya ke Kiky apakah giginya pernah terbentur?

    • lambangsarib says:

      semua gigi tidak ada lobang. Kecuali dua gigi seri didepan yang “gripis” pelan pelan. Apakah itu penyakit ? Atau normal saja ?

      • JNYnita says:

        Goyang apa nggak giginya? Aku kok curiganya giginya pernah terbentur, trus mulai sakit.. Klo gripis bs aja ngilu klo kena panas/dingin, tp biasanya anak2 gak ada keluhan begitu..

      • lambangsarib says:

        Seingat saya belum pernah terbentur. Tentang goyang atau tidak, susah dikonfimasi. Saya coba tanyakan, dia belum faham akan pertanyaan tersebut.

        Gigi seri atas yang kanan gripis sebagian bagitupun yang kiri. Hingga menyerupai huruf “V” terbalik.

  2. JNYnita says:

    Klo udah ada gripis ya pastinya itu penyakit.. Bawa aja ke drg Mas.. Biar ketauan penyebab sakitnya & sekalian ditambal.. Anak kecil jg punya pede lho Mas, jd selain ditambal supaya gripisnya gak tambah besar, tp juga supaya Kiky punya PD krn giginya bagus..

    • lambangsarib says:

      Anak umur 3 tahun apa tidak susah diajak ke dokter gigi ? Ke dokter anak saja, kadang masih nangis, trauma beberapa kali disuntik dan diambil darah untuk test.

      Tapi kalau mandi, giginya disikat ibunya tidak menangis.

      • JNYnita says:

        Ya itu strategi orang tuanya Mas.. Ada dokter gigi spesialis anak kok.. temenku jg ada yg sukses jadiin anak 3 thn sebagai pasiennya..

      • lambangsarib says:

        kasih alamatnya dooong, kalau mungkin linknya ada juga boleh.

      • JNYnita says:

        Goyang itu taunya bukan dgn cr ditanyakan Mas..😥
        Tp dgn coba digoyangin gigi serinya yang dibilang sakit itu.. Tp bagusnya sih dibawa ke drg spesialis anak.. Susah klo lwt sini utk tw masalah sbnernya..

      • lambangsarib says:

        Kalau dipegang, nangiii…..,

        Terimakasih saran dan masukannya. Dimana dokter gigi yang kids friendly yah ? biar dia tidak takut.

  3. lieshadie says:

    Saran bu dokter Nita bener tu Pak…anak mbarepku juga tanggal giginya pada umur skitar 8 taunan lebih malah….yang digantikan dg gigi tetap…

    Anaku yg kecil sekarang umur 6, 9 bulan, giginya blum tanggal…

  4. Anak saya ndak pernah dibiasain ngedot pak. Takut susah lepasnya

  5. Red says:

    maksudnya giginya gigis itu apa ya?

  6. metamocca says:

    anakku 22-nya juga belum ada yang tanggal Om. gak pernah ada keluhan sakit gigi. kalo dede, gigi depan sama kaya Kiki, agak berbentuk V terbalik, waktu itu pernah ditanya ke dokter, katanya karena sisa susu yang gak bersih, jadi dianjurkan selalu minum air putih setiap habis minum susu.

  7. nyonyasepatu says:

    Mas kiky umur berapa? Koq giginya udh mau tanggal?

  8. Erit07 says:

    Jam 2 malam hingga subuh???
    kuat banget..

  9. Solochanger says:

    semoga proses tanggalnya gigi lancar ya ^^

  10. Ilham says:

    kadang kalo gigi sakit gak selalu mau copot mas bisa juga karena ada masalah lain. bener tuh katanya mbak nita coba diperiksa ke dokter ahli gigi anak. moga kiky gak kesakitan lagi ya karena giginya…

  11. “Like” untuk diskusinya dan saran dari mbak Nita (dokter gigi)🙂

  12. utie89 says:

    wah,telat baca om.
    Ia,waktu pertama baca juga aq heran.
    Masa seumur kiky udah mw tanggal?

    Btw,adekku yg kelas 2 SD udah tanggal 2 gigi seri atas tapi ngga numbuh2 sampe sekarang..😥

  13. wah terima kasihnya atas artikelnya bagus loe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s