Be A Better Writer, Recycle Your Idea, Oleh @sendrawan dan @annida_online

Sebuah SMS dari nomor tidak dikenal  tertulis, “Sampai Bertemu di Seminar “Becoming Better Writer : Recycling Your Idea” jum’at 15 Februari 2013, Pkl 13.00 – 16.00 WIB. Gedung Sarinah Lt 4. Mari menebar manfaat melalui tulisanmu””.

Wow… ternyata SMS  undangan “seminar gratis”.  Alhamdulillah, pucuk dicinta ulam pun tiba.  Terbukti benar kata orang bahwa twitter adalah “GURARU – Guru Era Baru”, karena  informasi seminar ini didapat dari  linimasa Komunitas Tangan Diatas  @komunitasSM

Acara kali ini menghadirkan dua orang nara sumber sangat luar biasa !.  Pembicara pertama bernama   Sendra Irawan, bisa kontak langsung di twitternya @sendrawan. Selain menulis, ia adalah  seorang Writing Coach of Indonesia  dan pemilik  FOCUZ The Writing School.  Buku karangannya cukup banyak, diantaranya adalah  :

Living Like a Puzzle, Kaizen Publika (2008)
Sebilah Sayap Bidadari, Pustaka  Fahima (2010)
Cara Mudah Bagi UKM Mendobrak Kebekuan Bisnis,  Elexmedia Komputindo-Gramedia Group (2010)
88 Kiat Menjadi Penulis Hebat, Tangga Pustaka-Agromedia Group (2011)
Keajaiban Berprilaku Positif,  Tangga Pustaka-Agromedia Group (2011)

Pembicara kedua adalah seorang perempuan berkerudung dengan nama pena syamsa Hawa. Pemilik nama lengkap Sinta Dewi Indriani ini bisa dihubungi via twitter  @annida_0nline. Ia adalah pemred majalah dunia maya  remaja Islam terbesar di Indonesia,  yang concern dan fokus menyoroti masalah  kehidupan remaja, yaitu   Annida Online.

Di Balik Cahaya Rembulan, Era Intermedia (2002)
Siap-siap Nikah, FLP Publish (2004)
Putri Tidur, Gema Insani (2005)
Kado Untuk Putri Ungu, Cakrawala (2008)
I Love U, Mom, Mizan
The Story of Jomblo, FLP
88 Kiat Menjadi Penulis Hebat, Tangga Pustaka-Agromedia Group (2011)

Dalam kesempatan ini, banyak hal  yang disampaikan kedua pembicara. Transformasi ilmu yang diberikan begitu enak dan mengalir bagaikan air.   Rangkuman kata yang dipilih begitu mempesona,   jauh dari kesan menggurui. Penyampaian yang interaktif membuat audien tertarik mendengarkan hingga acara usai.

KENAPA MENULIS ? Sebuah pertanyaan yang diajukan langsung ke audiens, sekaligus menandai dimulai acara  seminar.

Permainan tes penggunaan  “otak kanan dan otak kiri” mencairkan suasana. Canda tawa antara pembawa materi dan  audiens  membuat acara ini semakin  menarik. Bahkan, bagi 10 pemenang permainan ini mendapat hadiah  majalah Ummi. Wow….. Kereeeen.

Paling tidak ada beberapa hal pokok kenapa kita harus menulis. Pertama karena negeri  kita ini  kekurangan buku bacaan. Rata rata orang Indonesia hanya membaca 5 buku/orang/ tahun. Sebagai perbandingan, bahwa orang Belanda  membaca 30 buku/orang/tahun. Luar biasa perbedaannya bukan ?

Di Malaysia,  ada sekitar 2,000 buah buku untuk konsumsi 28,000,000 penduduk, dengan kata lain 1 buah buku dikonsumsi oleh  14,000 jiwa. Sementara di Indonesia ada sekitar 6,000 buah buku untuk konsumsi  240,000,000 penduduk,  artinya bahwa  1 buah buku untuk 40,000 jiwa.

Dari angka tersebut di atas saja  sudah bisa disimpulkan kenapa dalam hal pendidikan, negeri kita jauh  tertinggal dari negeri jiran  tersebut.

Alasan Kedua kenapa kita harus menulis adalah agar menjadi sejarah yang akan selalu hidup di hati orang lain, baik sekarang, esok  dan selamanya. Sebagai contoh, di Indonesia banyak sekali pahlawan pahlawan perempuan  seperti  Rahmah el Yunusiah, Cut Nyak Dien, HR Rasuna Said, dan Dewi Sartika.  Namun kenapa RA Kartini lebih di kenal sebagai pahlawan  Indonesia di mata dunia ? Jawabannya adalah, karena Kartini Menuliskan ide dan gagasannya, sementara yang lain tidak.

Mungkin perjuangan RA Kartini tidak sebanding dengan apa yang telah dilakukan oleh  Cut Nyak Dien, kala itu. Namun tulisan Kartini dan gagasannya tetap hidup sampai hari ini, bisa dinikmatai dan selalu  menginspirasi.

Alasan Ketiga kenapa kita harus menulis adalah sebagai warisan tak terharga kepada anak cucu dan generasi selanjutnya. Sebagaimana kata Alharhum  Pramoredya Ananta Toer, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah”. Jika kita  ingin menjadi bagian dari sejarah, jika kita ingin tetap dikenang sampai kapanpun, hanya ada satu cara  yaitu “MENULIS”.

Thomas Bartholin mengatakan, “Tanpa buku Tuhan diam, keadilan terbenam, sains alam macet, sastra bisu dan seluruhnya dirundung kegelapan”. Sementara itu Ali Bin Abi Tholib berwasiat, “ikatlah ilmu dengan menuliskannya”. Tanpa menulis, maka kita kembali ke jaman Jahiliah, yaitu jaman kegelapan.

Alasan Keempat adalah kita hidup di jaman modern yang berbeda dengan jaman pra sejarah. Jaman modern orang sangat peduli dengan sebuah tulisan,  sementara pada  jaman pra sejarah orang  tidak memperdulikan tulisan. Jika saat ini  kita tidak mau menulis, itu  artinya kita hidup di jaman yang salah.

Alasan Kelima mungkin lebih bersifat pribadi dengan alasan religi. Saat manusia meninggal maka terputuslah seluruh amal perbuatannya, kecuali tiga hal, Anak sholeh, amal jariah dan ilmu yang bermanfaat.

Menulislah yang bermanfaat, agar itu menjadi ladang  amal perbuatan baik.  Atau  bagaikan  sumber mata air kebaikan  yang tidak pernah kering. Menulis  adalah tradisi para nabi, tradisi ulama dan cerdik pandai dan tradisi orang yang gemar menebar manfaat dalam kehidupan.

Itulah lima hal yang mampu dirangkum dalam blog ini. Salah satu tips dari pembicara yang paling bagus adalah, “menulis itu bukan bakat, menulis itu latihan”. Menulis itu seperti seseorang yang belajar mengendarai sepeda motor. Semakin sering berlatih, maka ia akan semakin menguasainya.

Oh iya sobat blogger……

Bagi yang berminat ikut kelas Novel Dasar, silahkan mention ke Sendra Irawan atau Syamsa Hawa langsung. Peserta dibatasi maksimum 15 orang, akan diadakan pada tanggal 9, 16, 23, dan 30 Maret 2013. Pelajaran 5 X 3 jam / pertemuan, jam 08.30 – 12.00 WIB,  termasuk sekali kunjungan ke penerbit (Mizan, dll).

Silahkan hubungi langsung di Mantika Building, jl.  Tebet Raya No. 9 – Jakarta Selatan. PIC : Citra Laksmiarsih telpon :  0859-2115-8338 atau email citra.sendrawan@gmail.com

Monggo silahkan sobat blogger…………

@lambangsarib

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

65 Responses to Be A Better Writer, Recycle Your Idea, Oleh @sendrawan dan @annida_online

  1. ~Ra says:

    2 Jempol buat Om Mbeng..

  2. Pak Sarib, terimakasih infonya ya.

  3. 4lfonsina says:

    waah, jadi semangat nulis nih!😀

  4. ryan says:

    Wahh. Ada yang ikutan seminar gak ajak2. :d
    Makasih sharingnya Pak. Makin mantap menulis dong…

    Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network

  5. Larasati says:

    makasih infonya pak lambang…sukses yah

  6. Masya says:

    saya menanti tulisan2 selanjutnya om😀

  7. Ali Bin Abi Tholib berwasiat, “ikatlah ilmu dengan menuliskannya”.

    Tiba-tiba terinspirasi menjadi quote:
    “Ikatlah blogmu dengan membukukannya”🙂

  8. wah.. kalau tahu itu gratis..pasti saya ikutan deh..

  9. rangtalu says:

    padahal dulu satu kampung nih sama syamsa hawa..
    tapi ga sempat belajar menulis kepadanya..

  10. Sayang gak dapat infonya, padahal ingin juga ikutan, apalagi yang mengisi mas Senda Irawan.
    Salah satu bukunya Ollie pernah saya buatkan resensinya di sini pak, yang judulnya Creative Blog Writing

  11. Ilham says:

    keren ilmu dan seminarnya.

  12. lieshadie says:

    Sepakat dengan komen Pak Iwan…ikat blogmu dengan buku..keren kayaknya…biar kayak Mbak Olli

  13. cumakatakata says:

    saya akan terus berusaha menulis Pak,

    suwun semangatnya Pak…

  14. Pingback: Becoming a better Writer : Fiction or non-Fiction, bersama @Annida_Online dan @Sendrawan | Lambangsarib's Blog

  15. Pingback: Becoming a Better Writer : Fiction on non Fiction | Lambangsarib's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s