Jagung Rebus Manis Di Pagi Hari

“Nduk, duduk sini di pangkuan bapak” , begitu pintaku sambil asyik memakan jagung manis rebus yang masih hangat. Ditemani segelas besar teh panas kental tawar tidak pakai gula.

Bergegas ia berdiri meninggalkan mainan yang berserakan dilantai dan mendekat. Memanjat kursi kayu panjang tak seberapa tinggi itu begitu mudah. Dalam hitungan beberapa detik ia sudah  asik duduk di pangkuan. Saya mincium rambutnya yang asem, kemudian pipi kiri dan pipi kanannya. Memang ada bau bau agak pesing, namun aku tak perduli.

Benar kata orang bahwa cinta itu merubah segalanya. Merubah gula jawa berasa coklat, merubah singkong laksana keju dan bau ompol menjadi  lebih harum dibanding bunga melati.

Sambil duduk matanya memperhatikan jagung ditangan yang tinggal beberapa gigitan lagi habis. Kemudian  ia berkata, “pak kiky mau agung…. maem pak,…. maem”. Begitu kagetnya saya mendengar permintaanya itu hampir hampir saya tersedak.

“Kowe gelem nduk….?, nih maem sama bapak.  Enak kok nduk ini…. cobalah”, kataku sambil membenarkan posisi duduknya Kiky agar lebih enak.

Jagung rebus manis itu dilahapnya, hingga semua yang tersisa habis sudah. Setelah habis jagung yang ditangan  ia berkata “enak pak…. enak, lagi pak…. Kiky mau agi…”.

Saya pun mengambil sepotong jagung rebus lain yang ada diatas meja tepat didepan kami duduk. Saya berikan semuanya, “ini nduk…., habisin yah ?”.

makan jagung

Ia berdiri mengambil jagung rebus yang ada di tangan kananku dengan tangan kanannya. Caranya menggapai dan meraih makanan  mengingatkan pada seseorang yang sangat tidak asing. Seseorang yang menemani kemanapun saya pergi. Seseorang yang selalu mensupport apapun yang saya perbuat. Nduk…,  caramu  mengambil dan makan jagung rebus itu  sama persis dengan ibu.

Hm….. “kacang ora ninggal lanjaran”, gumamku dalam hati.

Nduk cah ayu…. Ketahuilah bahwa pagi ini adalah hari yang bersejarah, Karena pagi ini adalah untuk pertama kalinya kamu makan jagung rebus. Sebelumnya kamu selalu berlari menghindar jika kami memaksamu menyuapi jagung. Mungkin kelak kamu tidak  ingat apa yang kamu lakukan hari ini, namun bapak akan selalu mengingatnya. Karena kami mencintaimu dengan sederhana.

@lambangsarib

.

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

37 Responses to Jagung Rebus Manis Di Pagi Hari

  1. Kacang ora ninggal lanjaran… padahal gak diajari secara spesifik ya🙂

  2. chrismanaby says:

    Like mother like daughter ya om😀

  3. 'Ne says:

    jadi baru pertama kali nih s Kikiy makan jagung? dan kadang cucu memang ada yang mirip sama neneknya ya hehe..
    saya suka lho Pak makan jagung rebus😀 sayangnya udah abis sama Kiky ya hehe

  4. danirachmat says:

    aaaah.. jadi tak sabar menunggu saat Aaqil bisa makan jagung sendiri Pak..

  5. setokdel says:

    Oya pak, pertanyaanya andai saja saya tidak bujang lagi apakah saya ini besok akan menulis juga untuk anak saya, barangkali ini yang saya salut dari pak lambang, kecintaan kapada anaknya tertera jelas dalam setiap tulisannya,🙂

  6. nengwie says:

    Bagi doong Jagung manisnya…:)

  7. saya biten ngertos beberapa kalimat,, mhn di terjemah Pak..
    maklum pernakan lokal Ibu Kota

  8. Ely Meyer says:

    Jagung rebus memang enak pak, apalagi kalau manis bisa nambah lagi

  9. izzawa says:

    hehe kiky pewe banget duduk disana sambil makan jagung🙂

  10. hihihi, duduk dimana itu?

  11. Wong Cilik says:

    Kiky, om boleh minta jagung rebusnya nggak?😀

  12. Ilham says:

    hihi bau ompol jadi lebih harum dari bunga melati ya mas..🙂 wah si kiky ketagihan jagungnya. bagus itu sarapan sehat.

  13. metamocca says:

    Wuaaahh… Saya ketinggalan nih, Om.😛

    Makannya lahap bgt ya Om.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s