Tidurlah Nduk…. Percayalah Sama Bapak

Lepas maghrib di rumah yang sepi. Tidak ada suara televisi, radio atau teriakan anakku. Televisi sudah entah berapa lama tidak dinyalakan, radio pun sepertinya enggan diudarakan, anak semata wayang ini sudah terlelap tidur.

Hanya ada suara gemeritik air hujan di luar. Sesekali terdengar suara istri sedang membaca kitab suci. Sungguh…., demi Allah saya tidak bermaksud menyombongkan hal ini. Saya hanya ingin berbagi tentang bagaimana tentramnya kehidupan rumah tangga jika kita hidup seadanya, simple life dan tidak neko neko.

Suara sayup sayup alunan merdu kitab suci dari mulut seseorang yang dicintai seolah membuat otak berimajinasi. Imajinasi tentang sesuatu yang abstrak, yang teramat sering dibicarakan orang orang suci, yaitu syurga. Mungkinkah ini yang disebut dengan syurga dunia.

Ah entahlah……, mungkin sekali saya salah. Tapi tolong jangan perdebatkan ini dengan dalil dalil yang saya gak paham dan membuat bingung.

Saya menulis di blog ini dari sebuah smart phone. Sambil tiduran telungkup tepat di samping kiri anak. Ia tertidur lelap dengan posisi miring kekiri. Seolah ia memandangi dan mengawasi apa saja yang dikerjakan bapaknya.

Semoga engkau bermimpi yang indah ndok ya…..

*****

Beberapa menit yang lalu kami masih asyik bermain kuda kudaan. Entah mengapa suka sekali ia menyamakan saya dengan seekor kuda. Lalu ia naik ke pungguh untuk ber “akting” sebagai joki professional.

Setelah capek main kuda kudaan, ia turun dan mengambil sebotol susu hangat yg sudah tersedia. Membuka tutup botol dan segera membaringkan tubuhnya diatas matras. Sambil ngedot, mata beningnya mengawasi apa yang saya kerjakan.

Tangan mungilnya mempermainkan hidung dan daun telingaku. Hidung yang besar dan pesek ini ia pijit pijit. Daun telinga yang menempel disamping kepala ini ditarik tarik. Sengaja saya membiarkannya, hingga ia pun terlelap.

*****

Ndok…., maaf bapakmu yah ?

Bapak adalah manusia biasa yg tak kan luput dari khilaf. Mungkin bapak sering memarahimu karena tidak faham dengan yang kau maksud. Mungkin bapak sering mengacuhkanmu disaat kau mengajak bermain.

Tapi percayalah bahwa cinta bapak sepenuhnya untuk kamu. Tidak akan terbagi dan tak kan saya biarkan hal lain merebutnya.

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in cinta and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

19 Responses to Tidurlah Nduk…. Percayalah Sama Bapak

  1. afan says:

    Sayang anak banget, berharap nanti setelah menikah segera punya momongan.
    *akan lebih bagus kalau Nduk “pakai U”🙂

  2. Titik Asa says:

    Tulisan ini membawa saya ke beberapa tahun silam, saat anak2 saya masih kecil.
    Waktu itu kerja saya jauh dari rumah. Berangkat subuh, pulang paling cepat jam 21.00 baru sampe rumah. Berangkat, si kecil masih tidur. Pulang, si kecil sudah tidur.
    Kemudian saya di phk. Nganggur hingga 14 bulan. Saat yg menyedihkan saat itu. Tapi beberapa tahun setelah saya kembali normal bekerja, baru tersadar bahwa 14 bulan itu justru saat yang paling indah dalam hidup saya. Saya bisa merawat anak2 saya yg masih kecil. Mengantar sekolah bagi kedua anak kecil saya, memandikan dan menimang bagi anak ketiga saya yg masih bayi.
    Demikian rahasia waktu yg baru difahami beberapa tahun kedepan. Sungguh.
    Salam,

  3. nyonyasepatu says:

    Kalo baca tulisAn mas tentang anak aku jd kangen ayahku hihi

  4. nengwie says:

    Hati2 saat main kuda-kudaan, krn kalau terjatuh apalagi terjengkang /terbanting ke belakang kena bagian kepala bisa bisa fatal akibatnya, kecuali dipegangin sama ibunya.

  5. Ikakoentjoro says:

    So sweet,, jempol dua untuk pak Sarib🙂

  6. metamocca says:

    Tidurnya persis seperti Dedek Om. Suka mainin muka saya sampe tertidur.🙂

  7. danirachmat says:

    hmmmmm. nyeeesss… itu yang dipikirkan semua bapak kali ya Mas Lambang?

  8. Ilham says:

    semoga nanti kiky membaca blog ini ketika udah besar…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s