Kado Akhir Tahun Terindah Dari Anakku (bag….2)

Jreng jreeeng……………  pembicaraan imajiner, “nduk bapak boleh  ngelanjutin cerita kemarin  ndak ? boleh yah  nduk….  ?  Cerita tentang kita berdua di toko buku  tahun lalu ?”.  Dia pun  menjawab pasti, “boleh pak…, boleh”. Berpelukaaaaaaannnn……

Tidak lebih dari 15 menit kemudian kami berdua tiba dirumah. Sepeda motor supra fit warna biru saya standar samping. Kontak diputar ke kiri untuk sesegera mungkin mematikan mesin sepeda motor. Menurunkan Kiky dari sepeda motor dan jari jemarinya yang kecil  itu reflek memegang erat telunjuk saya. Kami pun melangkah dengan gontai hendak  masuk kedalam rumah.

Ah…. ternyata pintu ditutup dari dalam.

“Aikuuum…., buuuk kiki ulang”, dia katakan itu  sambil ketok ketok pintu.

“Wa’alaikum salam nduk….”, suara ibunya terdengar dari dalam rumah, sambil membuka pintu. Sesaat kemudian pintu terbuka lebar,  istri saya sudah didepan pintu sambil berjongkok. Kiki langsung menghambur kearah ibunya dan…., berpelukaaaannn……

Sebuah pelukan hangat dan erat antara ibu dan anak. Sementara saya hanya bisa tersenyum, berdiri mematung dan memperhatikan mereka berdua. Sebuah kebahagiaan tersendiri bagi seorang ayah jika melihat  orang orang yang dicintai berbahagia.

Kami bertiga pun masuk kedalam, kemudian  duduk bertiga di kursi kayu yang terletak di ruang utama. Sepiring tempe goreng hangat ternyata sudah dipersiapkan istri. Dua gelas teh hangat  berukuran sedang dan satu gelas teh hangat berukuran kecil pun sudah menemani. Tanpa disuruh kami bertiga langsung menyantap hidangan nan lezat itu.

Benar kata orang bahwa kelezatan sebuah masakan itu tak akan tertandingi jika dimasak dengan sepenuh cinta. Saya memakan tempe goreng dengan lahap, begitu juga dengan Kiky dan ibunya. Tak terasa tiga potong tempe goreng itu telah saya santap.

Dalam suasana hangat dengan  tempe goreng dan teh, tiba tiba kiki menyobek tas plastik bertuliskan Gramedia. Tampak ia  mengambil sebuah buku yang ada didalamnya. Sambil membawa buku di tangan kanannya, ia turun dari pangkuan ibu dan mendatangi saya.

“Pak angku pak……”.

Saya angkat tubuhnya yang terasa lebih berat. Anak cantik  dengan berat badan 11,8 kg itu kini duduk dipangkuan. Saya pun  masih asik menikmati tempe goreng yang ke empat. hm…. lezaaat !

“pak acain pak….., pak kiky acain uku nih…..”, sorot matanya tampak menatap tajam menghujam ke mata saya. Sementara tangan kananya  menyerahkan sebuah  buku yang sedari tadi dibawa.

Mendengar ucapan itu  saya langsung  terdiam dan  waktu seolah berhenti. Saya lirik istri yang sedari tadi duduk disamping, ia pun tampak terdiam membisu memperhatikan kami berdua.

Tidak ada kata terucap, yang ada hanyalah  keheningan yang teramat sangat.   Tempe goreng keempat yang  tinggal separoh, perlahan saya letakkan kembali  di piring. Saya mengambil selembar tissue untuk membersihkan tangan dari minyak goreng.

Dan kini…., saya membacakan buku kepada Kiky  untuk pertama kalinya. Atas permintaan Kiky sendiri yang duduk manis diatas pangkuan saya.

Terimakasih nduk…..

Hari itu minggu, tanggal 30 Desember 2012. Di penghujung tahun saya mendapat dua kado terindah dari anak. Bukan kado yang mahal memang, dan bukan pula kado dalam arti fisik. Kiki memberi saya kado dengan “memilih buku” dan “meminta saya membacakannya” untuk pertama kali.

Sebuah momen terindah dalam keluarga kecil kami. Sebuah momen yang kami tunggu hampir tiga tahun lamanya. Dan kini mimpi itu menjadi nyata…. Alhamdulillah.

Nduk…. Kiky anakku. Bapak berjanji akan selalu mengingat kenangan ini   hingga tiba  saatnya kelak. Bapak juga berjanji, akan selalu ada bersamamu dan membacakan dongeng dongeng di buku kesukaanmu.

 

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

58 Responses to Kado Akhir Tahun Terindah Dari Anakku (bag….2)

  1. danirachmat says:

    indah banget perpaduan kadonya Pak..🙂

  2. danirachmat says:

    indah banget perpaduan kadonya Pak..🙂

  3. utie89 says:

    kiky umur berapa sih om??

  4. chikuwiw says:

    wahh om…semoga kikynya makin pinter ya, bangga dan indah sekali ternyata bisa selalu mengikuti perkembangan anak setahap demi setahap…kerenn bgt nih punya bapak yg hebat seperti om lambang🙂

  5. Larasati says:

    bahagia sekali yah pak, sebuah pelukan itu sungguh dibutuhkan dalam keluarga…salut deh sama keluarga2 yg mementingkan peluk dan kasih sayang dalam keluarganya, tidak semua anak2 di lua sana mendapatkan perlakuan yg sama seperti yg kiky dapatkan….

  6. Titik Asa says:

    Hal yg sederhana bila pd momen yg pas kemudian direnungkan memang menjadi hal isitimewa, seperti yg ditulis di posting ini. Bikin saya terharu saja nih…
    Oh ya, saya malah lupa, kapam pertama kali saya membacakan buku untuk anak2 saya… sudah lama sekali karena kini yang paling besar sudah kuliah dan hampir lulus S-1…
    Salam,

  7. neni says:

    selamat pak, kado istimewa dari seorang anak terkasih
    masyaAllah, saat mendapat hadiah dari seseorang, meski sekecil apapun, itu mampu meluluhkan sedikit keangkuhan didalam diri, Rosulullah juga menyuruh kita untuk selalu saling memberi kado, agar semakin erat hubungan silaturahmi🙂

    salam pak

  8. nyonyasepatu says:

    Jd inget bokap dulu selalu bacain dongeng hehe. Bahagia itu kadang2 sederhana bgt yaa

  9. Ilham says:

    setuju. kado terindah untuk orangtua bila anaknya seperti kiky. :’)

  10. metamocca says:

    Siap-siap nanti diminta ngarang Om.
    Hehehehe…

  11. Yeye says:

    Pasti seneng tingkat dewa yah mas d ksh kado sm anak itu😀

  12. Subhanallah. Sudah ada tanda-tanda sholihah dalam diri Kiky.

  13. mintarsih28 says:

    semoga minat baca kiki terjaga sampai dewasa pak lambang

  14. ~Ra says:

    Om, uminya kiky kok nggak pernah dibuatin posting kaya gini?

  15. chrismanaby says:

    Aihhhh,.. senangnya ya om😀

  16. ryan says:

    om… om.. kiky-nya buat saya aja boleh tak? mau dong dikasih kado yang sama…

    sweet moment to end the 2012 ya…

    jadi pengen buru-buru…

  17. Ely Meyer says:

    terbayang senangnya saat itu ya pak, momen yg tak terlupakan ya

  18. lieshadie says:

    Senangnyaaaa…aku ikut merasakan bahagia itu Pak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s