Kado Akhir Tahun Terindah Dari Anakku (bag…. 1)

Menjelang pergantian tahun baru dari  2012 ke 2013, suara diluaran  sana semakin berisik. Petasan dan kembang api bersahutan tiada henti. Semakin mendekati detik detik pukul 00:00 suasana terasa  semain ramai. Namun saya tetap di sini, dirumah ini, bersama keluarga menikmati indahnya syurga dunia.

Aktivitas blog walking juga seolah menjadi monoton. Posting didominasi oleh resolusi 2013, cerita awal dan  akhir tahun, 2012 blog review, foto foto kembang api dan segala tetek bengeknya yang berhubungan dengan kemeriahan malam pergantian tahun.

Lini masa di twitter, status di facebook dan black berry massanger dipenuhi oleh spam broadcast ucapan selamat tahun baru. Namun entahlah, saya kok tidak terlalu tertarik dengan kemeriahan itu. Apakah kemalasan berhura hura ini semata mata  disebabkan oleh  usia yang  semakin menua ? Ah entahlah………

Malam ini saya sama sekali tidak tertarik untuk menulis review 2012 dan pengharapan di tahun 2013. Namun saya ingin menulis tentang kado terindah dari anak saya, pada  hari minggu tanggal 30 Desember 2012 kemarin. Kado akhir tahun yang tidak akan pernah saya lupa, hingga akhir hayat saya kelak. InsyaAllah….

Paling tidak seminggu sekali saya ajak anak saya (Kiky) untuk berkunjung ke toko buku. Walaupun  hanya untuk sekedar jalan jalan dan melihat deretan buku di rak.

Selama ini jika kami pergi  ke toko buku, kiky  hanya berlari lari dan membuat  berantakan susunan buku yang tertata rapi.  Sebagai ayah saya harus berbesar hati,  sabar dan memberi contoh  menyusun kembali buku buku itu ke tempatnya semula. Menurut saya itu adalah tanggung jawab sebagai orang tua dalam mendidik anak. Menyusun buku yang berantakan karena ulah anak kita sama sekali bukan tanggung jawam mbak mbak atau mas mas penjaga toko buku.

Kemarin malam seperti biasa kami  berkunjung ke toko buku di daerah matraman. Namun kejadian malam itu sungguh diluar dugaan. Tanpa saya sadari sebelumnya  ternyata Kiky sudah berubah. Tidak lagi berlari lari, tidak lagi “ngorak arik” buku, namun ia telah “MEMILIH BUKU”.

Memang apa istimewanya  seorang anak balita  “memilih buku” ? Mungkin bagi anda itu  tidak bermakna sama sekali. Namun bagi seorang ayah yang merindukan anaknya gemar membaca, kejadian itu sungguh luar biasa. Hampir tiga tahun lamanya saya ajak dia ke toko buku. Selama itu pula ia tidak tertarik sama sekali dengan buku. Namun kini tiba tiba ia memilih sebuah buku. Bagi saya itu sungguh luar biasa dan layak untuk dirayakan. Saya lebih memilih  merayakan hal kecil ini dibandingkan dengan merayakan tahun baru yang tidak jelas ujung pangkalnya.

memilih bukuBegitu bahagianya malam itu, saya biarkan kiky mengeksplorasi dan  memilih milih buku yang ada. Banyak buku dia pegang, di bolak balik  dan dilihat lihat  gambarnya, untunglah tak satupun rak buku berantakan, apalagi  rusak.

Langkah kakinya berhenti di sebuah rak buku khusus anak anak. Dia pegang sebuah buku berjudul “Thomas Song” dan terkesan tidak  mau melepaskannya. Di bagian bawah buku bergambar kereta  itu ada kotak “mainan piano” kecil yang bisa langsung dimainkan.

Sambil berlutut dilantai saya mengambil buku yang sama. Saya pencet pencet tuts mainan piano dan  keluarlah nada nada indah itu. Tiba tiba dari mulut mungilnya keluar sebuah suara.

Bintang kecil, dilangit yang tinggi
Amat banyak, menghias angkasa
Aku ingin, terbang dan menari
Jauh tinggi, ketempat kau berada.

Duh bahagianya……………….., tahu kan kebahagiaan seorang ayah ?

Kami pun bernyanyi berdua, setelah itu  saya pun berniat membelinya. Saya lihat harga buku tersebut yang ada dibagian belakang.  Dan……. masyaAllah, mahal amat buku ini ? Disitu tertera sebuah angka yang “terlalu mahal” untuk ukuran saya. Saya coba “kucek kucek” mata, siapa tahu saya salah lihat. Angka itu tidak berubah sama sekali, masih tetap Rp. 239,000,-

Saya lirik Kiki, ia masih tetap memegang buku  itu dan terlihat semakin erat mendekap. Seolah ia tahu bahwa saya keberatan untuk membelinya.  Dan  Saya pun harus  menghela nafas panjang…………………… Memutar otak untuk mencari cara mengalihkan perhatiannya.

Untunglah tepat di samping buku tersebut tergeletak sebuah buku dengan gambar gambar binatang. Buku kecil tersebut saya ambil dan di bagian belakangnya tertera angka Rp. 40,000. Saya sangat berharap buku kecil ini bisa mengalihkan perhatiannya pada buku Thomas tadi.

buku gambar kucingSaya buka buku itu, ternyata di dalamnya ada gambar kucing, burung, guguk, bebek, kelinci dan hamster. Saya  sangat berharap buku ini bisa  menjadi alternatif buku pengganti.

“Nduk  buku ini gambarnya  bagus, nih ada empusnya Kiky dan ada hamster yang di pasar kemarin. Nih, coba deh dilihat dulu…”, saya katakan itu sambil duduk di lantai tepat didepannya. Saya perlihatkan gambar gambar didalam buku tersebut samabil berbicara sendiri tentang keunikan dan kehebatan  hewan hewan tersebut.

Sejenak Kiky terlihat  bimbang. Entahlah apa yang ada di fikirannya.  Tiba tiba buku Thomas itu dia taruh kembali diatas rak. Dia mendatangi saya dan ikut melihat gambar yang saya tunjukkan tadi. Tak lama kemudian ia pun sudah duduk dipangkuan, sambil berkata, “pak, nih mpus pak…”.

“Alhamdulillah……”, itu kata yang saya ucapkan didalam hati.

“Kiky mau buku ini ? bagus nduk ? ada mpus, ada burung, ada hamster, mau…?”. Tak lama kemudian Kiky menjawan, “mau pak…, mau”.

“Ya sudah, bapak beli buku ini buat kiky. Ayuk pulang yuk…., ibu menunggu dirumah”, saya katakan itu sambil berdiri untuk menuju kasir. Kiky pun ikut berdiri dan jemari  kecilnya  memegang erat jari telunjukku.

Saya bayar buku itu, dan kami pun pulaaaaaang…….

Eh iya…. ceritanya belum selesai loh. Ada satu lagi kado istimewa dari anak saya di malam pergantian tahun ini. Momennya masih sama dan  dalam satu rentetan peristiwa.  Tapi saya ceritakan besok yah……  Hehehe…

SELAMAT TAHUN BARU

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

33 Responses to Kado Akhir Tahun Terindah Dari Anakku (bag…. 1)

  1. rangtalu says:

    subhanallah.. bahagianya…
    ditunggu cerita kado keduanya🙂

  2. Ely Meyer says:

    ada ikatan bathin ya pak antara anak dan orang tua

  3. bemzkyyeye says:

    wayah, aku dah nunggu2 hadiahnya apa eh lanjut bsk, yo wess ditunggu lg yah :p

    Selamat Tahun Baru jg mas🙂

  4. Wah… bersambung tho🙂

    People skill-nya mantap, sampai Kiky luluh. Menurut saya untuk anak-anak buku seharga gitu ya mahal. Mending duit segitu (ratusan ribu) buat beli alat-alat ketrampilan untuk mengolah kreativitasnya.

  5. abi_gilang says:

    Jadi nggak sabar nunggu momen nanti kalo Akbar di ajak ke toko buku, apa ya yang bakal dilakukannya? Jangan2 dia juga ngacak-ngacak buku seperti yang dilakukan Kiky🙂 . Ayo Kiky yang pinter belajarnya …nanti ajarin Akbar kalo sudah pinter🙂

  6. mintarsih28 says:

    wajah bapaknya yang melas kebaca kiki

    • lambangsarib says:

      Hahaha…… Misalkan saya punya duit banyak pun, tak akan “memanjakannya” membeli buku. Anak harus pula belajar berhemat membeli buku dan mampu memanfaatkan perpustakaan yang ada.

  7. Erit07 says:

    Di tunggu lanjutannya,happy new year pak. .

  8. Wong Cilik says:

    Wah senang sekali ya pk Kiky sudah tertarik dengan buku …
    Selamat tahun baru pk …

  9. danirachmat says:

    Bener banget Pak, kalo anak ngeberantakin buku di toko buku, bukan tanggung jawab mbak/mas penjaga, tapi orangtuanya.
    Seneng Pak ya Kiky dah mau pilih-pilih dan baca buku. Selamat tahun baru 2013 Pak..🙂

  10. chikuwiw says:

    wahh kao yg luar biasa..ditunggu episode selanjutnya pa😀

  11. Pingback: Kado Akhir Tahun Terindah Dari Anakku (bag….2) | Lambangsarib's Blog

  12. Larasati says:

    selamat yah pak dapat kado istimewa dari kiky….pinter sekali yah si kiki

  13. Titik Asa says:

    Mahal amat ya harganya sampai 200ribu lebih…
    Syukurlah akhirnya dibeli juga yg harganya terjangkau…
    Salam,

  14. niee says:

    selamat tahun baru ya mas..

    ternyata anaknya udah bisa milih buku yak, mudah2an kalau milih buku mahal lagi bisa tetep diarahkan ke buku yang berguna dan murah yak😀

  15. Ilham says:

    seneng kalo liat anak masih kecil udah tertarik sama buku. semoga jadi hobi sampai gedenya ya mas.

  16. metamocca says:

    Awal yang bagus nih, Om. Mulai suka lihat buku ^^

  17. mruhulessin says:

    slmt thun baru om. Semoga keterusan suka membaca kikynya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s