Balita Berumur Delapan Bulan Sudah Mampu Mengingat

Dokter memvonis anak saya menderita radang paru paru atau  pneumonia ketika umurnya sekitar delapan bulan.  Penyakit ini diderita karena ia seringkali saya ajak ke pangkalan truk. Disitu ia banyak berinteraksi dengan sopir sopir yang umumnya perokok berat, serta  sering mengisap asap kenalpot truk.

Salah satu gejala fisik yang dialami penderita penyakit ini  adalah anak batuk batuk, sering mutah, kesulitan bernafas dan  demam.

Kesulitan bernafas menjadikannya  sering mutah  saat makan atau minum. Oleh sebab itu bagi penderita penyakit ini cenderung kurus karena asupan yang masuk berkurang. Anak juga kurang tidur, karena disaat tidur pulas terkadang terbangun karena batuk atau karena susah  bernafas.

Untuk upaya  penyembuhan total, dokter menyarankan anak di rawat intensif (opname) di RS. Saya pun mengikuti saran dokter untuk merawatnya di RS Menteng, dibawah pengawasan langsung  Dr. Melanie. Perawatan instensif ini berjalan hingga delapan hari lamanya.  Dan Alhamdulillah dalam waktu sesingkat  itu anak sembuh total dan sampai sekarang gejala pneumonia  tidak pernah berualang lagi.

Itu sedikit cerita waktu anakku berumur delapan bulan yah…

Yang ingin saya bahas disini sebenarnya bukanlah tentang penyakitnya. Selain karena tidak faham dunia medis, juga sudah banyak detil yang terlupakan. Maklum saja yah…., soalnya dulu belum kenal blog, jadi tak ada satupun yang ditulis. Hiks….. #nyesel…

inhalasi

Sewaktu dirawat di rumah sakit, anak saya dalam sehari harus dilakukan  tindakan  inhalasi atau penguapan sebanyak tiga kali. Maing masing dengan jeda waktu delapan jam, pertama jam enam pagi, kemudian jam dua siang, terakhir jam sepuluh malam.

Penguapan dilakukan dengan larutan  cairan NaCl (natrium chlorida) sebanyak 3 ml dicampur dengan Ventolin 1 ampul. Kedua cairan tersebut dicampurkan dan dimasukkan kedalam alat yang bernama “compressor nebulizzer”, yaitu sebuah alat yang mampu merubah cairan menjadi uap. Uap yang keluar itulah yang harus dihirup pasien.

********

Kini,  dua tahun lebih masa itu berlalu.  Saya berfikir  anak telah melupakan apa yang pernah dialaminya. Namun ternyata kesimpulan yang saya ambil adalah salah.

Hari minggu kemarin  saya bersih bersih gudang dan menemukan alat inhalasi yang pernah dipakai dua tahun yang lalau. Iseng iseng alat ini saya berikan kepada anak saya, sekaligus ingin melihat respon dia terhadap alat ini.

Dan……, silahkan dilihat foto dibawah ini.

inhalasiAnak saya menerima compressor nebulizer dengan wajah yang berbinar. Sambil tersenyum diterimanya alat itu sebagai  mainan. Saya amati terus apa yang dia hendak lakukan dengan alat tersebut.

Alat  ditaruhnya dilantai. Kemudian ia bediri dan mengambil boneka kucing putih kesayangannya yang dari tadi tergeletak diatas kasur. Di gendong dan dicium  boneka itu layaknya seorang ibu menggendong dengan kasih sayang.

Boneka kucing itu dipangku tepat diatas kaki kiri, sementara tangan kirinya melingkar memeluk.  Disaat tangan kiri membelai boneka kesayangan, tangan  kanannya mengambil alat compressor nebulizer. Selang tempat keluar asap ia letakkan tepat di mulut boneka. Seolang dia adalah seorang ibu yang sedang  “menguap” anaknya yang sedang sakit.

Kesimpulan yang saya dapat atas kejadian ini adalah bahwa anak berumur delapan bulan ternyata sudah mampu mengingat dengan baik dan detil apa apa yang penah dilakukan atau orang lain lakukan terhadap dirinya.

Oleh sebab itu, sebagai orang tua selayaknya kita  hati hati dalam melakukan sesuatu. Karena, apapun yang kita lakukan akan dilihat, diamati, ditiru dan diimproviasi anak. Berhati hatilah dihadapan anak balita. Karena apa yang kita lakukan akan dengan serta merta ditirunya dan dianggap sebuah kebenaran.

.

.

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

36 Responses to Balita Berumur Delapan Bulan Sudah Mampu Mengingat

  1. 'Ne says:

    wow iya juga ya.. bisa ingat jelas ketika dia diperlakukan yang sama saat dia sakit.. semoga nggak kena lagi ya..
    benar2 mesti hati2 jika melakukan sesuatu dihadapan anak, takutnya nanti malah meniru😀

  2. ~Ra says:

    Tandanya kiky itu anak pinter.. Kalau aku Om, jangankan waktu usia 8 bulan… Lah, kejadian kemarin aja suka lupa kok…
    😆

  3. Ilham says:

    seperti bisa merekam emosi dan perhatian yang pernah dia terima sewaktu sakit ya.

  4. lieshadie says:

    pancen ngunuw kok Pak…anak kecil itu memorine luar biasa…

  5. Ely Meyer says:

    Wow …. ngak nyangka anak berumur delapan bulan ternyata sudah mampu mengingat dengan baik dan detil ya pak

  6. yisha says:

    beneran sembuh ya ka? ngga bakalan kambuh?

  7. JNYnita says:

    Wah ternyata… dulu sekalian beli alatnya juga Mas??

  8. nengwie says:

    Anak saya Atul juga kalau sudah batuk pasti sesak sekali nafasnya, tapi itu waktu dia masih Balita, setelah itu alhamdulillah sampai sekarang ngga kambuh lg asmanya.

    Awalnya selalu pinjam ke apotek, tapi karena keseringan minjem, akhirnya dokter malah ngasih gratis hehehe..eh dibayarin askes🙂

    Mudah2an Kiky selalu sehat yaaa…

  9. yudaadiesa says:

    Semoga ga akan kambuh lagi, amin.

  10. mintarsih28 says:

    bayi itu manakjubkan. pertama kali saya punya bayi banyak hal yang mengangetkan saya. begitu si dia lahir aku sllu ngajak ngomong d kutunjukan gambar. salah stunya gambar sholat. pas gambar itu aku pasang di dinding ketika ia berumur tiga bulan akan aku mandikan melewati gambar itu ia nunjuk nunjuk gambar itu.

    begitu juga pas nenenin kawet banyi cenger selalu aku awali dengan doa makan, subhanallah begitu ia bisa mulai ngomong ia pas saya nenenin kok yo iso ndongo maem.

  11. metamocca says:

    Kiky pinter ya, Om.🙂
    Beruntung kita kenal blog, bisa buat kenang2an nanti.

  12. 9ethuk says:

    Beribu terimakasih sudah share posting ini pak….
    Hontoni Arigatou Ghozaimasu….

  13. Larasati says:

    wealah pinter tenan yah si anak ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s