Rejeki Itu Datangnya Tak Disangka

Kejadian ini saya alami hari jum’at minggu kemarin. Saat itu saya sedang berada di ruangan kerja seperti biasanya. Membalas email yang masuk, membaca tulisan tulisan sahabat blogger yang menginspirasi, belajar menulis dan menjawab beberapa notifikasi yang masuk.

Sedang asyik asyiknya bermain main dengan PC, tiba tiba pintu ruang kerja  diketok oleh seseorang. “Yak, silahkan masuk”, begitu kata terucap. Segera pintu terbuka dan seorang sahabat tampak berdiri dipintu, sementara tangan kirinya masih menempel di handle daun pintu.

“Eh pak banjar, monggo pak…. silahkan masuk”.  Secepat kilat saya sudah ada didepannya, kami pun bersalaman komando dan saling melempar tawa.

Saya mencoba mempersilahkannya  duduk di kursi merah yang berada tepat  di depan meja kerja. Namun tampaknya ia enggan duduk dan berujar, “maaf pak saya tidak bisa lama lama, karena hari hujan dan warung tidak ada yang menunggu”. uang

Hanya dalam hitungan detik, tiba tiba Pak Banjar menggapai tangan saya setelah sebelumnya tampak mengambil sesuatu dari saku baju. Sekali lagi ia  mengajak bersalaman,  sambil mengatakan, “Pak, ini pak terimalah sebagai ucapan terimakasih saya”.

Saya kaget, salam tempel itu meninggalkan uang  Rp. 100,000,- waran merah ditangan. “loh… Pak Banjar,  ini apa ? ini uang apa ? saya tidak faham maksud bapak ?”

Pak Banjar : terima saja pak, saya ikhlas  sebagai balas budi dan terimakasih saya.

Saya : tapi ini uang apa ? Balas budi apa ? Maksudnya ikhlas itu bagaimana ? Maaf pak, saya sama sekali tidak mengerti yang bapak maksud.

Pak Banjar : uang terimakasih pak.

Saya : terimakasih apa yah ? perasaan dalam seminggu ini kita tidak pernah bertemu. Saya sama sekali tidak tahu ini uang buat apa ?

Pak Banjar : maaf saya tidak bisa menjelaskannya, saya mohon bapak terima saja. Saya  pamit dulu pak, karena  warungnya tidak ada yang nunggu. Assalamua’alaikum.

“Waalaikum salam”, saya jawab uluk salamnya dengan perlahan. Saya hanya terbengong bengong dan tak tahu harus bilang apa. Mau bilang alhamdulillah kok rasanya tidak pantas, karena tidak tahu ini uang apa. Mau mengucap terimakasih juga sepertinya tidak pas.

Saya hanya diam membisu, tak bisa berkata kata, ada apakah ini semua ?  Pak Banjar pun pergi meninggalkan kantor dan saya hanya mampu melihatnya dengan diam seribu bahasa.

*******

Hari ini adalah senin, yang berarti  tiga hari  sudah  kejadian itu. Dalam tiga hari ini saya berfikir keras  mencari jawaban akan misteri uang tersebut. Semakin saya mencari jawaban, ternyata kepala saya semakin pusing dibuatnya.

Sobat blogger,  apakah ini yang dimaksud dengan “rejeki yang datangnya tak disangka sangka” ?

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in inspirasi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

33 Responses to Rejeki Itu Datangnya Tak Disangka

  1. lieshadie says:

    Saya juga pernah mengalami hal serupa Pak…mungkin ada benarnya rejeki datang tak di sangka darimana arahnya..

  2. ~Ra says:

    Coba diingat-ingat, hari jum’at sebelumnya Om mBeng nyemplungi berapa ke kotak amal?

    • lambangsarib says:

      Nyemplungi tidak yah ?

      Kata Kyai Rifki nggak boleh diinget inget dan nggak boleh diceritakan……..

      • ~Ra says:

        Kata buku yang aku baca boleh kok.

        Kalau om cerita, eh habis aku sedekah nih ujug-ujug dapat rejeki. Pas diingat-ingat ternyata nilainya sepeuluh kali lipat atau malah lebih, Nah jadi bukti kan kebenaran janji DIA?

        Tujuannya kan biar yang lain juga terinspirasi, bahwa sedekah itu bikin rejeki bertambah.

        Pinter-pinter kitalah cara menyampaikannya gimana.

        Kalau cara nyampeinnya seperti pamer kayak haji muhidin ya jelas, pasti dibalang watu habis itu.😆

      • lambangsarib says:

        Ok deh,…. nanti saya tulis yah ? Nyari waktu konsentrasi dulu.

        Haji Muhidin itu apa yang di sinetron “tukang bubur naik haji ?”

  3. Gini, pak, selama belum jelas darimana asalnya, disimpen dulu rapat-rapat, sampai misterinya terjawab. Karena tanggung jawab soal harta itu ribet di akherat nanti, ditanya darimana asalnya, dan dibelanjakan untuk apa.
    Kalau lama tidak menemukan jalannya, ya di-infaq khan saja. Insya Allah, nambah pahala. Anggap saja Pak Banjar sedang berbaik hati memberikan kesempatan buat nambah pahala.

  4. ryan says:

    Sama mas…
    minggu lalu tiba-tiba temen bbm saya: ‘No Rek berapa?’
    Saya tanya: ‘untuk apa?’ Dia hanya kekeuh untuk minta nomor rekening. saya berikan. tak lama kemudian dia bbm kembali. ‘Dah ditransfer ya. makasih.’
    saya kembali bertanya: ‘untuk apa uang ini?’
    dia: ‘itu ucapan makasih dah bantu dia untuk cari karyawan.’

    Saya hanya bengong. Di saat itu saya memang sedang kurang uang. Dan tiba-tiba dia datang dengan rejeki. yang sebenarnya saya hanya lakukan untuk menolong mereka yang mencari kerja.

    Saya benar-benar mengucap syukur saat itu dan merasa… rejeki ada kapan saja dan di mana saja.

  5. Erit07 says:

    Mungkin itu udah rezeki mas. .

  6. Yang ngasih ikhlas, diterima dan dipergunakan dengan ikhlas to?

  7. Ilham says:

    Alhamdulillah ya mas. saya kayaknya gak pernah2 ngalamin begitu.

  8. genthuk says:

    mungkin dia baca blog njenengan Pak, terus terinspirasi dan merasa berterimakasih….

  9. Wong Cilik says:

    Rejeki memang datangnya sering tak terduga … Tapi saya rasa hal seperti ini karena hasil investasi juga, investasi yang berupa menolong orang lain …😀

  10. Titik Asa says:

    Selalu ada rezeki dari arah yg tidak terduga, bagi orang yg taqwa.
    Demikian menurut hemat saya.
    Salam,

  11. Red says:

    saya sering mengalaminya. setelah saya renungkan mengapa sering rejeki nomplok tiba2 ada di tangan, itu juga karena andil sedekah

  12. yisha says:

    hmmmm………..
    *ngga ngomen ah

  13. coba mampir aja ke warungnya pak,
    trus ditanya lagi, kali aja sekarang mau ngaku, hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s