The Rising Star Itu Kini Menjadi The Champion Maker

Sebut saja namanya Asri, seorang mahasiswi fakultas ilmu komputer  universitas ternama di Yogyakarta. Seorang gadis yang sempurna, wajahnya  cantik mempesona, pandai dan  anak seorang administratuur sebuah pabrik gula di  Jawa Tengah.

Sebagai anak seorang penggede dan terpandang, tentu saja membuatnya dikenal luas. Namun  itu tidak membuatnya  tinggi hati. Ia tetap merasa sebagai gadis desa dengan segala budayanya. Pesantren, surau dan masjid adalah tempat tempat yang begitu  istimewa dihatinya.

Teman teman seangkatan di kampus  menjuluki “the rising star”, dan memang begitulah keadaan sebenarnya.

Asri  sudah  menjadi dosen di salah satu universitas swasta di Yogyakarta ketika duduk di smester enam. Jabatan  lain yang diemban  adalah menjadi tim ahli di lembaga pendidikan Computec.

Dalam semester delapan ia sudah menamatkan jenjang pendidikan S1 (Strata satu) dengan IP sangat memuaskan.

Karir gadis ini pun menjanjikan. Setahun setelah kelulusan, ia diangkat menjadi Wakil Ketua Jurusan di tempatnya bekerja.

Sebulan setelah memangku jabatan baru, dia pun menikah dengan seorang pemuda desa teman kuliahnya. Seorang pemuda yang “biasa  saja”. Tak satupun yang bisa dibanggakan, kecuali “isi otak” yang tak semua orang mampu melihat kelebihan itu.

Mereka pun menikah.

Demi  mengikuti suami merantau di Jakarta, Asri meninggalkan seluruh pekerjaan dan karir cemerlangnya.

“The rising star” ini terjun bebas ke titik nadir terbawah. Mensupport segala yang dijalani suami. Menjadi buruh bangunan, buruh kuli panggul dan  menjadi pedagang kaki lima adalah profesi suaminya di Jakarta. Tanpa mengeluh, tanpa menuntut, ia suport penuh apa yang dilakukan sang  suami.

Hingga tak terasa sepuluh tahun lamanya hal itu berlalu.

Peribahasa mengatakan, “dibalik kesuksesan lelaki, pasti ada wanita hebat dibelakangnya”.

Dan kini,….. lebih dari lima belas tahun masa susah itu  berlalu. Asri dan suami pun memiliki beberapa  perusahaan yang dibangun dengan tetesan keringat dan air mata.

“The rising star” itu kini bermetamorfosa  menjadi “the champion maker”.

Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.
Sebaik baik istri adalah yang mensuport suami.
Sebaik baik ibu adalah yang selalu ada buat anak anak.

Anda adalah sebaik baik manusia yang berperan sebagai orang tua.

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in cinta and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

69 Responses to The Rising Star Itu Kini Menjadi The Champion Maker

  1. lieshadie says:

    Sukaaaaaaa bangeeetttt dengan postingan ini…semoga menginspirasi kita untuk menjadi “the champion maker” . Amin

  2. apakah apakah itu saya? hahaaaa
    heheee.. itu cerita bapak dan istri kah?
    menginspirasi sekali..

  3. j4uharry says:

    “dibalik kesuksesan lelaki, pasti ada wanita hebat dibelakangnya”

  4. utie89 says:

    speechless..

    Ini kisah nyatakah???
    Sangat ingin jadi seperti itu.
    Mungkinkah?? *dreamin*

    hmm..apapun mungkin, ya kan om??🙂

    • lambangsarib says:

      Apapun mungkin, jika mau. Hak manusia adalah “sukses”, kewajibannya hanya berusaha. Selanjutnya Tuhan yang atur.

      Berdarah darah mensuport suami disaat awal masa pernikahan, maka suka ria dengan anak anak tanpa harus dibatasi rutinitas adalah balasan yang setimpal.

  5. danirachmat says:

    Hebat sekali kisahnya Mas. Kagum..
    Sepertinya ini kisah nyata njenengan dan istri ya?🙂

  6. Ely Meyer says:

    cerita nyata ya pak ?

  7. ~Ra says:

    Ini pasti lagi nyeritain soal ibunya Kiky…

    Halo tante…. (Dadah-dadah…)

  8. 9ethuk says:

    Merinding pas baca postingannya,
    Pas baca comment2nya🙂
    *aku kira nyata, tapi inspiratif kok. Matus Suwun pak

  9. violetcactus says:

    inspiratif…
    jadi mikir, kalo laki2nya jadi koruptor, apa mungkin juga istrinya yg membisikinya untuk berbuat kotor..

  10. 'Ne says:

    Salut pada asri🙂 dan beruntunglah laki2yg menjadi suaminya🙂

    Tidak banyak lho yg bisa seperti asri hehe

  11. Masih ada Asri yang lain gak pak?

  12. pitaloka89 says:

    Bu asri harusnya masuk di “Perempuan Hebat” yang acara di TV itu Pak. Hehe…
    Bisa nda ya mira seperti itu… #tanyadirisendiri

  13. sitiagel says:

    Waahhh..ini tentang mas ya?😀
    Tolong doain mas, semoga aku bisa jadi champion maker itu buat suamiku nanti. Aamiin.

  14. smjsyariah says:

    wah saya harus pandai mencari seorang istri nih heheh

  15. Hebattt sang istri🙂.

  16. Dyah Sujiati says:

    beruntung banget ya laki-laki yang dapat Asri…
    Ahaha

  17. Setokdel says:

    astri si istri idaman, hemat saya ini perlu dibuat ftvnya, keren pak😀

  18. genthuk says:

    laki-laki yang baik adalah untuk wanita yang baik dan wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik

  19. Ikakoentjoro says:

    Lagi inget2 masa lalu ya pak. Thanks bagi2 ceritanya pak🙂

  20. Larasati says:

    sepertinya ini kisah pak lambang dan istri yah….hehe feeling ajah sih,semoga bisa menjadi pemicu larass neh…makasih pak sharing nya🙂

  21. Pingback: (Masih) Efek Habibie Ainun | My sToRy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s