Pelukan Hangat Orang Tua Mampu Membuat Anak Terhindar Dari Penyakit

Seorang balita yang merasa kurang enak badan atau mau sakit seringkali memberi sinyal atau tanda. Jika orang tua atau pengasuh peka terhadap perubahan prilaku anak, maka “sakit” bisa dicegah sebelumnya.  Sebaliknya jika orang tua kurang peka (terlebih lagi pembantu), maka “sakit”  tidak mungkin dihindari.

Seringkali dijumpai anak  rewel atau merengek tanpa sebab yang jelas. Mungkin  disebabkan oleh kondisi  tubuh   yang tidak nyaman. Bisa jadi ia merasa sedikit mual, suhu tubuh sumer (kondisi antara panas dan normal) atau kepala sedikit  pusing.

Karena anak tidak mampu menjelaskan kondisi fisiknya, maka rengekan  adalah satu satunya cara untuk menyampaikan apa yang dirasa. Orang tua seharusnya sedikit waspada terhadap  anak yang rewel tanpa sebab.

Kondisi fisik yang tidak fit membuat ia  minta digendong untuk waktu yang lama dan tidak mau turun. Pelukannya semakin lama semakin erat,  seolah tidak mau melepaskan.

Bau badan atau bau keringatnya sedikit berubah, cenderung lebih “asam” dibanding bau keringat  biasanya. Terlebih lagi pada rambut dan ketiak.

Bagi orang tua yang mendapati kondisi seperti diatas lebih baik meningkatkan kewaspadaan. Mendekap, mencium dan memeluknya dengan sepenuh cinta bisa meningkatkan antibodi dalam tubuh. Daya tahan tubuh yang bagus bisa melawan penyakit yang mencoba masuk.

Sudahkah kau dekap dan peluk buah hati anda siang ini  ?

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

56 Responses to Pelukan Hangat Orang Tua Mampu Membuat Anak Terhindar Dari Penyakit

  1. metamocca says:

    Setuju !!!
    🙂

  2. lieshadie says:

    Memang betul Pak, dengan pelukan ato dekapan…otomatis suhu tubuh anak yg sedang panas akan menjalar ke tubuh kita…sehingga anak merasa lebih nyaman.

    Pasti Pak..setiap hari selalu mendekap buah hati….apalagi yg kecil.. Kalo mau berangkat sekolah selalu minta di peluk dulu…kalo si sulung mah udah gak mau…hehe

  3. mintarsih28 says:

    klo yag gede cukup jabat tangan. sementara klo yg bungsu tidur malam dipeluk dulu.

  4. utie89 says:

    hmm..
    Aq suka meriang n pusing om.
    Brarti harus sering2 didekap ya??!!😛

  5. ~Ra says:

    Kalau orangtuanya lagi pilek bukannya malah ketularan kalau dipeluk-peluk terus?
    😀

    • lambangsarib says:

      hehehe…. cerdas kowe ~RA

      • ~Ra says:

        Lah, emang gitu kan Om?.. 😀 Aku kalau lagi pilek nggak boleh deket-deket ke ponakan soalnya..
        😆

      • lambangsarib says:

        pernah denger cerita kancil pilek ? Hahaha….. raja rimba seneng.

      • ~Ra says:

        Kancil itu cerdik apa licik Om?

      • lambangsarib says:

        cerdik lah….

        Coba deh googling “samin surosentiko” dan “sedulur sikep”. Baca semua tentang mereka. Ada benang merahnya…

      • ~Ra says:

        Menurutku kok licik yo..
        😀

        Iya, nanti pas senggang aku intip..

      • lambangsarib says:

        licik sama cerdik, menurut ~Ra bedanya apa ?

        Kancil mengelabuhi pak tani dan harimau itu kelicikan atau kecerdikan ? hehehe……

      • ~Ra says:

        Itu licik.
        Menggunakan kepandaian untuk kepentingan pribadi.

        Dan om ingat kan? Anak kecil itu niru.

        Jadi nggak heran kalau jaman sekarang banyak orang licik. Mungkin ya karena jaman kecilnya sering denger cerita kancil dengan penuh penghayatan..
        🙂

        Ya to Om?

      • lambangsarib says:

        Anak anak itu peniru ulung, sepakat bangeeet.

        Anak anak dengan penuh penghayatan mendengar cerita kancil nyolong timun, lalu setelah besar menjadi orang licik ? Wah…. kok kayaknya kurang sepakat neh.

        Untuk ini saya mesti banyak membaca naskah aslinya yah……, kalau nemu saya posting dan kita diskusi lagi.

        ********
        Seorang teman belajar siang malam untuk menjadi seorang dokter. Ia mampu mendiskripsikan ratusan penyakit dengan mengamati gejala yang dirasa pasien. Ratusan jenis obat dia hafalkan semata mata untuk kesembuhan pasien.

        Dibanding saya, pasti dia seorang yang pandai. Paling tidak dalam hal penyakit dan penanganannya.

        Dengan kepandaiannya itu ia mampu mendapatkan uang yang banyak dan bermacam fasilitasnya.

        Nah kepandaian tersebut bisa dimaknai berbeda. Ada yang mengatakan cerdik, namun tak jarang memaknainya sebagai licik.

        Disaat seorang dokter memberikan resep. itulah saat dimana perbedaan antara kecerdikan dan kelicikan tampak nyata.

        Artinya kecerdikan dan kelicikan itu beda beda tipis. Terkadang bisa dirasakan, namun susah dibuktikan.

      • ~Ra says:

        Dokter mengobati sesuai ilmu yang dia pelajari, itu setuju namanya kepandaian. Dan apa yang dia dapat adalah sebagai bentuk penghargaan.

        Dikatakan licik bila dia tahu ilmunya terus dia peaktek ilegal. Aborsi misalnya.

        Itu licik. IMHO lho Om…

      • lambangsarib says:

        Opini saya sih begini…… dengerin yah, hehehe….

        Seorang dokter menjual obat obatan ke pasien dengan harga diluar ketentuan pemerintah. Dia mark up harga obat hingga berpuluh kali. Pasien tidak tahu harga sebenarnya obat tersebut kan ? Nah, apa yang dilakukan dokter tersebut dinamakan “licik”.

        Seorang dokter licik ataupun tidak, kita sama sekali tidak tahu, hanya Tuhan dan yang bersangkutan lah yang mengetahuinya.

      • ~Ra says:

        Nah, itu juga termasuk licik.

        Coba tanya, apa kecilnya dulu didongengi kancil alwan buaya?

      • lambangsarib says:

        Hehehe….

        Kenapa bisa menyimpulkan kancil licik ?

      • 9ethuk says:

        🙂 Serasa membaca postingan🙂

      • lambangsarib says:

        mas @9ethuk benar kan kalau ~Ra itu sebenarnya cerdas merangkai kata ?

      • 9ethuk says:

        Setuju mas, Puancen ndut pinter merangkai kata.
        *** jangan lupa pake helm ndut

      • lambangsarib says:

        ndut de schrijvers die waren gestrand in Yogya

  6. izzawa says:

    kyknya itu bukan saja terjadi buat anak2 om🙂
    rasa kasih sayang dan perhatian terkadang memang bisa memberikan energi postifi bagi sso yang sedang sakit🙂

  7. Ely Meyer says:

    belum punya anak pak

  8. j4uharry says:

    wah saya belom gimana dong ??

  9. Dzulfikar says:

    Tiap pagi saya selalu memeluk anak saya.

  10. danirachmat says:

    Bener banget mas ya, pelukan dan kasih sayang orang tua bisa meningkatkan antibodi anak sehingga bisa lebih tahan terhadap penyakit.

  11. vixy182 says:

    daya tahan anak lebih rentan pnykit ketimbang org dewasa

  12. Dyah Sujiati says:

    Digendong itu memang enak. hhaha
    pas kecil suka digendong ayah sampai SMP. wkwkwk
    lha kalau skrg? jadi pengin kecil lagi😦
    #lho?

  13. Irfan Handi says:

    saya sebagai ayah juga merasakan hal ini Kawan.
    Terimakasih telah berbagi.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s