Tulisan “IBU PULANG, NAK……..” Sungguh Luar Biasa

Membaca postingan ter anyar dari blognya lieshardie berjudul “IBU PULANG, NAK..” tiba tiba mengucur dua tiga butir air mata.

Saya tidak tahu mengapa air mata ini  tiba tiba saja menetes tak terbendung. Padahal secara pribadi kenal pun tidak. Ia hanyalah seorang kawan blogger yang sering  berdiskusi tentang permasalahan anak.

Dalam posting tersebut dikisahkan bagaimana kegalauan seorang ibu muda. Dalam setahun ini ia sedang membina karir di sebuah perusahaan. Sementara itu  seorang anak semata wayangnya  di “titipkan” ke  orang tuannya di kampung. Saya percaya bahwa kakek dan nenek pasti menyanyangi dengan sepenuh hati.

Sebagai perempuan, memang sebaiknya ada dirumah mengurus anak, membesarkan, mendidik dan memberikan ilmu yang cukup untuk bekal kehidupannya kelak. Kadang perempuan seringkali terjebak pada pilihan “buah simalakama”. Antara tinggal dirumah sebagai ibu atau harus keluar rumah untuk bekerja.

Untuk sukses, seseorang harus mampu keluar dari zona nyaman. Selamat untuk seseorang, siapa pun itu yang ada di postingan lieshardie, sudah berani untuk loncat dari zona nyaman. Saya yakin kesuksesan sebentar lagi kan menjelang.

.

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in cinta and tagged , , , . Bookmark the permalink.

27 Responses to Tulisan “IBU PULANG, NAK……..” Sungguh Luar Biasa

  1. lieshadie says:

    Speechless saya bacanya Pak…terimakasih banyak atas apresiasinya ya…semoga pengalaman saya ini bisa jadi wacana buat teman2 semua.🙂

  2. Kangen sama Ibu di kampung ya Pak.

  3. Memangnya si ibu tadi tidak punya suami yak pak. kebetulan saya juga pengalaman tentang seperti kisah di atas. tapi bukan pengalaman saya pribadi melainkan pengalaman seorang teman wanita saya…

  4. hilal says:

    Nah, ini dia. Keluar dari zona nyaman berarti memulai dari awal lagi, berakit-rakit ke hulu lagi.

  5. yisha says:

    akh…………………

  6. violetcactus says:

    saya jadi teringat ada yang bilang: tidak ada pertumbuhan dalam zona aman, tidak ada kenyamanan dalam zona pertumbuhan…

  7. Dyah Sujiati says:

    Sebagai perempuan, memang sebaiknya ada dirumah mengurus anak, membesarkan, mendidik dan memberikan ilmu yang cukup untuk bekal kehidupannya kelak. —>

    Setujuuuuu bangettt, Pak!

  8. danirachmat says:

    Meluncur ke sana Pak, apapun pilihan sesorang, menjadi full time mom ataukah menjadi ibu bekerja, posisi ibu memang sangat mulia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s