Sepenggal Momen Dimalam Yang Dingin

Malam minggu ini sepertinya kurang bersahabat. Hujan mengguyur Jakarta semenjak siang. Beberapa rumah dipinggir kali Ciliwung  masih terendam banjir.

Bencana banjir di Kampung Pulo dan Bukit Duri (bantaran Kali Ciliwung)  menyisakan duka.  Disaat yang sama sebuah acara Tabligh Akbar  Nurul Musthofa baru saja dimulai.  Jama’ah dan simpatisan majelis dzikir pimpinan Al Habib Hasan Bin Ja’far Assegaf memenuhi jalanan di depan Stasiun Manggarai.  Jalan utama menuju dan dari arah stasiun ditutup total.

Setiapkali acara majlis  taklim ini diadakan, selalu dihadiri oleh  ribuan jama’ah.  Geliat  ekonomi pun terjadi, berupa  pasar kaget disepanjang  jalan menuju lokasi acara. Beraneka dagangan dijajakan, seperti baju koko, peci, minyak wangi, CD pengajian  dan tentu saja beraneka makanan.

Malam yang dingin ini seakan tak menyurutkan niat orang  untuk mendengar tausiah sang habib. Semakin malam jama’ah yang hadir semakin banyak. Saat ini jam tanganku menunjukkan angka  10:30, artinya malam kian  larut.

Di kelamnya malam saya sempat mengabadikan tiga buah moment “istimewa” berkenaan dengan aktifitas anak.  Apapun motif dan harapan ayah pada anak,  yang pasti anak anak ini merasakan dinginnya malam ditengah  rintik hujan.

Pertama adalah foto seorang anak lelaki sedang jalan bareng dengan  ayahnya. Mereka berdua tampak bahagia  mengenakan gamis (pakaian muslim) lengkap dengan peci haji. Berjalan dengan penuh semangat menuju tempat acara.

Kedua adalah foto seorang anak perempuan yang sedang bercengkerama dengan ayahnya. Dengan keceriaannya ia menemani  ayah menjajakan dagangannya berupa pakaian gamis. Dipinggir jalanan yang basah  dan hanya beralaskan terpal.

Ketiga adalah foto seorang ayah sedang menemani buah hatinya bermain. Disamping gerobak “ketoprak” tempat mereka memesan makanan.

Sahabat blogger, ada komentar foto diatas  berkenaan dengan aktifitas anak ? Kira kira motivasi dan harapan orang tua pada anak anak ini  apa ?

.

.

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in cinta and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

25 Responses to Sepenggal Momen Dimalam Yang Dingin

  1. Wong Cilik says:

    saya malah merasakan adanya kehangatan hubungan ayah dan anak ini pak …

  2. lieshadie says:

    Salut buat ayah dan anak !! Betul kata Wong cilik, ditengan dinginya malam tercipta sebuah kehangatan hubungan antara ayah dan anak ..siip !

  3. niee says:

    yang pasti ayahnya ingin membuat anak-anak itu bahagia ya mas🙂

  4. abi_gilang says:

    Selalu ada berjuta harapan dari orang tua kepada anaknya meskipun sadar bahwa beribu beban pun harus siap dia tanggung untuk mewujudkannya.

    • lambangsarib says:

      Beban sebagai ayah sebenarnya “luar bias berat”. Karena kita harus berusaha menjadi manusia “setengah dewa”.

      Sekali kita berbohong, maka anak akan meniru. Sekali mengumpat, maka anak akan mengingat.

  5. yeye says:

    Indahnya liat kebersamaan mereka mas ^-^

  6. izzawa says:

    pastinya pengen anaknya jadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara, agama dan keluarga🙂 sehh
    anak kecil yang pake baju pink itu imut banget mas🙂

    • lambangsarib says:

      Iya tuh. Semalam saya tanya, “bu itu anaknya ?”, dia jawab, “cantik yah anak saya”.

      Sambil tersenyum malu, bapak dan anak “berpelukaaan…….”

      Ngiri aku dibuatnya.

  7. Larasati says:

    aku rasa semua harapan orang tua sama yah, pengennya anaknya lebih baik dari orang tuanya dulu hehe entahlah…yg aku lihat dari foto ini, sebuah hubungan yg baik antara ayah dan anak, jujur saja larass suka kalau melihat ayah yg begitu dekat dgn anak2nya🙂

  8. Newbie Tora says:

    kebahagiaan tuh memang deket sama keluarga sendiri,…. sayanknya aku lagi berkelana menuntut ilmu di negri orang😀

  9. Ely Meyer says:

    wah .. mungkin hrs tanya langsung pd mereka mas, andai aku di sana ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s