Semoga Anak Anak Dirumah Tidak Diajarkan Bernyanyi “Iwak Peyek”

Menyanyi merupakan salah satu aktivitas yang paling kami sukai. Terlebih  jika seluruh keluarga pada kumpul, wow…… tak lengkap rasanya tanpa menyanyi. Memang benar  suara kami “cempreng” alias fals kualitas kamar mandi. Akan tetapi hobi menyanyi seakan sudah melekat dan mendarah daging. Toh kami memang bukan artis, apa salahnya ?

Salah satu manfaat bernyanyi bagi balita  adalah merangsang saraf saraf otak, terlebih otak kanan. Menyanyi tidak hanya bermanfaat bagi balita, namun  juga sama pentingnya buat  orang dewawa.

Foto diatas tampak bagaimana seorang balita begitu antusias mengamati setiap bunyi yang keluar dari tuts keyboard. Dia sedang belajar dan memahami hakekat dari nada, disaat nada naik maupun nada turun. Otak kanannya bekerja keras memahami itu semua.

Mengajari anak  menyanyi berbeda dengan memaksa anak untuk menjadi seorang artis. Bagi saya merangsang pertumbuhan otak dengan mengenalkan lagu adalah wajib. Namun profesi apa yang kelak akan dipilih adalah hak anak untuk menentukan. Coba deh baca lagi syair Kahlil Gibran disini.

Satu hal yang perlu dicermati adalah bahwa anak anak selayaknya menyanyikan lagu anak anak. Ada ratusan lagu anak anak yang bisa kita kenalkan pada mereka bukan ? Atau boleh juga lagu religius seperti Ilir ilir di blognya mruhulessin .

Nah sahabat blogger yang baik. Anak   anda  yang sedang dirumah kira kira diajarkan  lagu apa ? Tolong berbagi dooong…… Hehehe, maksa.

Saya berharap pengasuh mereka dirumah tidak mengajarkan lagu dangdut semisal “iwak peyek” atau “tali kutang”. Lagu itu sangat tidak layak dikonsumsi balita. Bahkan  memberi pengaruh negatif pada imajinasi anak.

.

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

 

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Kiky and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

40 Responses to Semoga Anak Anak Dirumah Tidak Diajarkan Bernyanyi “Iwak Peyek”

  1. ~Ra says:

    Nggak lengkap nih, kalau syair iwak peyeknya nggak dibahas mendetail.. Jadi tahu alasan logisnya kenapa nggak baoleh diajarkan ke anak kecil…

  2. rangtalu says:

    pelangi pelangi alangkah indahmu
    merah kuning hijau di langit yang biru
    pelukismu agung siapa gerangan
    pelangi pelangi ciptaan Tuhan

    pelajarannya :
    – mengenal pelangi
    – mengenal warna
    – mengenal sang pencipta
    :mrgreen:

  3. Anakku demen lagu-lagunya Tasya dan theme song-nya film2 Barbie🙂

  4. bensdoing says:

    klo anakku lgi ska2nya main origami….tgl ayahnya yg hrs bs mmbtunya… #lwtcntkndgoogle

  5. Wong Cilik says:

    lagunya masih nge hit ya pak ?

  6. Ilham says:

    memang sebaiknya diperkenalkan dengan lagu2 anak yang layak, atau lagu2 rohani anak.

  7. whysooserious says:

    Ide ini akan saya simpan buat nanti setelah saya punya anak🙂
    Jadi ingat dulu waktu kecil saya juga dibelikan alat musik piano kecil oleh orang tua lengkap dengan mic-nya. heheheh…

  8. yeye says:

    Untungnya saya udh ada koleksi lagu anak utk anak saya. Ngeri jg klo dia nyanyi keong racun hehe

  9. Ely Meyer says:

    aku ngak ngeh dgn lagu iwak peyek apalagi tali kutang

  10. Dyah Sujiati says:

    SETUJU BANGET Pak!🙂
    Mending diajarin lagu-lagu yang memotivasi atau minimal lagu Asmaul Husma lah (bagi yang muslim), jadi sekalian ngapalin, hehehe

  11. ahmad fauzi says:

    sekarang jarang ada lagu anak2…
    lah mereka disuguhi lagu2 cinta..
    dengan coboy juniornya…
    anak RA dilembagaku itu lho om nyanyi lagu-lagune coboy junior…

  12. mruhulessin says:

    Peran orang tua memang sangat besar apalagi dalam tumbuh kembang anak di usia dini.
    Apalagi media sekarang sangat vulgar menyajikan lagu (yang tidak seharusnya) untuk anak2. Salah satu solusi mungkin dengan mencari lagu anak-anak lawas, atau lagu religi yang liriknya pendek serta mudah dihafal.
    Semoga masih ada yang berbaik hati menciptakan lagu anak2 buat generasi sekarang ya om🙂

  13. “iwak peyek” atau “tali kutang” hah lagu baru ya pak Lambang,
    saya baru tau dari tulisan ini😀
    Dulu-dulu msh trennya ayu ting2 dan penrh dengar “belah duren” nya Jupe..
    semoga anak2 nyanyi sesuai dengan umur mereka🙂.

    • lambangsarib says:

      Dua duanya hits banget di kampung2 pelosok jawa. Setiapkali ada acara “orgen tunggal” lagu itu pasti diminta untuk dinyanyikan.

      Belah duren nya jupe kurang laku tuh kayaknya.

  14. pitaloka89 says:

    Adenya mira sampai tau lagunya seven ic*n yang playboy itu😦
    Anak-anak sekarang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s