Harta Kekayaan Kami Yang Tak Ternilai

Mau tahu salah satu (eh,… salah tiga)  harta kekayaan kami yang tak ternilai   ? Inilah dia,……… jreng jreng…..,  tiga buah sepeda onthel.

Bagi keluarga kami,  sepeda onthel adalah salah satu barang yang sangat berharga. Mengapa demikian ?

Sepeda onthel terkecil beroda tiga  adalah sepeda kesayangan anakku. Setiap hari ia kendarai sepeda ini untuk berkeliling  kompleks sambil menghirup udara pagi yang sejuk. Siraman sinar matahari  yang menghangatkan selalu menemani.

Setiap kali ia keluar rumah untuk bersepeda, hal yang tak pernah dilupakan  adalah mencari bunga.  Biasanya bunga melati yang tumbuh dihalaman tetangga atau  bunga liar yang tumbuh dijalanan. Sekuntum bunga adalah oleh oleh kiky paling favorit  untuk ibunya.

Sepeda jengki warna putih adalah sepeda kesayangan istriku. Sepeda inilah satu satunya alat transportasi yang menemaninya berbelanja ke warung atau pasar.

Sementara itu sepeda fixie warna biru adalah sepeda kebanggaanku. Hadiah dari seorang teman yang khusus didatangkan dari daerah Purwokerto – Jawa Tengah. Warna biru, pelek  hitam dan ban berwarna merah.  Adanya sederet  tulisan www.csmcargo.com  di rangka sepeda adalah sebuah kebanggaan tersendiri.

Sepeda biru ini menemani kemanapun saya pergi, jika memang jaraknya dekat dan bisa ditempuh dengan sepeda. Misalkan ke pasar, ke stasiun kereta api, atau ke lapangan tennis untuk berolahraga dengan teman teman.

Kami tak bisa membayangkan seandainya ketiga sepeda itu raib. Anakku akan kesulitan mendapatkan bunga untuk oleh oleh bunda. Istriku tentu kebingunan jika hendak berbelanja atau hanya sekedar beli nasi uduk. Aku pun demikian, tak bisa gowes lagi bersama teman teman.

Sahabat blogger, tiga buah sepeda itu adalah  kekayaan tak ternilai. Manfaatnya begitu besar bagi kebahagian keluarga kami. Sepeda itu seolah menjadi sumber inspirasi  untuk sekedar tertawa bersama.

Menurut anda harta kekayaan yang tak ternilai itu apa ?

.

.

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in cinta and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

17 Responses to Harta Kekayaan Kami Yang Tak Ternilai

  1. metamocca says:

    Hihihih… lucu ya anaknya. Namanya Kiki ya, Om? Umur berapa?😀

    Harta kekayaan?

    Anak-anak saya, Om. Mereka harta yang tak ternilai harganya. Ga tau gimana saya kalo anak-anak saya ga disisi saya. :’)

  2. Ely Meyer says:

    wah .. banyak mas jawabannya😛

  3. Larasati says:

    emang enak yah nek sepeda, klu belanja pagi juga milih naek sepeda

  4. Wong Cilik says:

    asyik bisa gowes bareng keluarga …
    bagi saya, harta kekayaan yang tak ternilai itu keluarga …😀

  5. Dyah Sujiati says:

    Kalau ilank, ya? beli lagi dunk pak!😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s