Doroty Law Nolte

Anak Anak Belajar Dari Kehidupan

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dnegn permusuhan, ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan hinaan, ia belajar menyesali diri

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan deng dorongan, ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai

Jika anak dibesarkan dengan sebaik baik perlakuan, ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyayangi dirinya
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

–Doroty Law Nolte–

Perilaku kita saat ini adalah produk asuhan  orang tua dimasa lalu. Bagaimana anak kita kelak, tergantung dari apa yang terjadi dirumah saat ini  ?

Setujukah anda terhadap pendapat diatas ?

.

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in Quotes and tagged , , , . Bookmark the permalink.

24 Responses to Doroty Law Nolte

  1. Konselor Muda says:

    setuju banget mas ..
    nice post

  2. Ely Meyer says:

    pernah baca tulisan di atas mas

    belum tahu ya jawabannya

  3. ndin says:

    setuju pak😀, anak itu ibarat kertas kosong, mau ditulisi pakai tinta merah dia akan jadi merah, biru akan jadi biru, hitam juga akan jadi hitam, semua tergantung orang tuanya.

  4. ryan says:

    Setuju mas.
    Anak-anak mengikuti apa yang diajarkan oleh sekitarnya, baik secara langsung ataupun tidak.
    Saya suka miris kalau saudara marah-marah ke anaknya atau ke anak lain di depan anaknya. Sering saya coba ingatkan… tapi yah.. hanya dapat sebatas mengingatkan.

    • lambangsarib says:

      anak itu tak pernah salah, yang salah adalah orang tua yang mendidik mereka ya pak ?

      Kalau orang tua tidak peduli dan menelantarkannya, artinya mereka mendidik dengan cara itu.

  5. metamocca says:

    Setujuuuu…!!
    😀

  6. Wong Cilik says:

    setuju pk. Menurut saya, ungkapan itu senafas juga dengan pepatah ‘Buah jatuh tak jauh dari pohonnya”.

  7. Ikakoentjoro says:

    Sangat, sangat setuju, anak copas orang tuanya🙂

  8. Setuju, sedelapan, seseratus lah
    Bila seorang anak suka bohong, gengsi minta maaf, dan buruk2 lainnya
    seharusnya orang tuanya introspeksi diri karena karakter anak tersebut adalah hasil bentukan orang tuanya sendiri

  9. Larasati says:

    aku suka kata2 iniiiiiiiiiiii…..hampir selalu ada di tiap tulisan2ku yg tema anak dulu di multiply…bahkan tulisan ini dulu jaman masih smp aku sudah suka loh dan nemu di koran trus aku potong dan kutempel jadi koleksi kliping hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s