Waryo Adalah Montir, Teman dan Juga Guruku

lambangsarib blogNamanya Waryo. Dia adalah seorang teman, relasi dan juga guru saya belajar seluk beluk “truk”. Umurnya memang masih terlalu muda untuk disebut sebagai “suhu”.  Anak asli Banyumas ini terlahir didunia pada tahun 1980, sedangkan tanggal dan bulannya ia sendiri tidak tahu. Pendidikan terakhirnya memang hanya lulusan SD (sekolah Dasar) namun kemampuan dan pengetahuan masalah mesin truk tidak disangsikan lagi.

Sekarang dia adalah montir andalan sekaligus “penasehat”  CSM Cargo di bidang jasa transportasi truk. Kalau ada masalah berkenaan dengan  mesin truk, dialah tempat mencari fatwa. Perusahaan sangat  berterimakasih atas  segala sumbangan pemikiran dan keterampilannya.

Belajar montir mobil mobil besar (kelas cold diesel keatas) telah dilakoninya semenjak duduk di bangku SD.  Sepulang sekolah ia sudah magang sebagai buruh cuci mesin di  bengkel mobil “Kebo Ijo” di daerah banyumas. Bengkel ini terletak tidak jau dari rumahnya dan berada di areal  Pabrik Gula Kalibagor – Banyumas.

Bengkel  banyak melayani truk truk besar untuk  mensupport transportasi di  pabrik gula.

Buruh cuci dan  belajar autodidak ia lakoni hingga lulus SD. Setelah itu pangkatnya naik  menjadi “tukang buka mur – baut”. Kenaikan pangkat itu berbarengan dengan kelulusannya dari SD. Karena masalah biaya, jenjang pendidikan itu adalah yang terakhir dan tertinggi baginya..

Berkat kemahiran dan ketelatenannya akhirnya Boss mengijinkan dia untuk merakit mesin mesin yang sudah dibongkar. Mulai saat itulah dia dijuluki “montir”.  “Saya bangga mendapat gelar montir loh pak”, katanya dalam sebuah kesempatan.

Hingga kini ia masih tetap setia pada profesi yang diemban semenjak berumur belasan. Bedanya adalah bahwa  dulu ia disuruh suruh, namun  kini ia menjadi seorang boss.

Waryo, kesuksesanmu menanti esok lusa. Percayalah.

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in inspirasi, truk and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

21 Responses to Waryo Adalah Montir, Teman dan Juga Guruku

  1. metamocca says:

    Merinding saya pas kalimat, ” saya bangga mendapat gelar montir, loh pak “.

    :’)

  2. Wong Cilik says:

    kisah yang sangat menginspirasi … mencintai perkerjaan memang kunci kesuksesan ya pk …

  3. Ely Meyer says:

    salut sama pak Waryo🙂

  4. Larasati says:

    belajar pada kehidupan nyata memang lebih bisa membawa keberuntungan yah…tidak semua org bisa loh, pengalaman itu memang kuncinya utk sukses….sukses yah bwt mas waryo

  5. danirachmat says:

    Waryo hebat Mas. bisa belajar otodidak dan menjadi ahli. dan tentunya ini tak lepas dari memanfaatkan kesempatan yang diperoleh.

    • lambangsarib says:

      kesempatan akan selalu ada, namun terkadang kita kurang jeli melihatnya.

      Saya kagum dengannya, merintis karir yang sama dari seumuran anak SD hingga kini. Itu mungkin yang disebut konsistensi yah ?

  6. genthuk says:

    Mantap, guru tidak seharusnya mengalami penyempitan arti, cuma bagi mereka yang mengajar di sekolah. Padahal dalam kehidupan kita, pasti banyak menjumpai guru-guru yang lain. Semangat belajar

  7. ~Ra says:

    Berbahagialah untuk kita yang masih mau berguru pada sekeliling.😀
    Salam buat Kang Waryo, minta soto sokarajanya kalau boleh. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s