Rubah Sudut Pandang, Lihatlah Bahwa Anak Anda “LUAR BIASA…. !!!”

Entah mengapa setiap kali melihat anak anak merusak mainannya aku seolah senang dan menikmatinya. Perasaan berubah sedih seketika jika melihat orang tuanya memarahi sang anak. Mungkinkah ini semata mata karena perbedaan sudut pandang ?

Memang benar kadang orang tua kesal melihat mainan yang harganya mahal dirusak begitu saja oleh anak. Mungkin orang tua ingin sekali menyenangkan anak dengan membelikan mainan terbaik dan termahal. Memang itulah sifat dasar orang tua, selalu memberikan yang terbaik buat anak. Anak adalah permata hati, anak adalah buah cinta dan anak adalah segalanya. Begitu katanya.

Pertanyaannya adalah, “haruskah memarahi bahkan menghardik anak yang merusakkan sebuah mainan ?”.

Sebagai orang tua ada baiknya tidak melihat ini dari sudut pandang  “mainan”.  Memang benar bahwa mainan itu mahal. Memang benar itu didapat dengan hasil keringat dan jerih payah. Semua benar, tidak ada yang menyalahkan sama sekali.

Mari kita sejenak mengesampingkan itu dan merubah sudut pandang. Dari kaca mata seorang anak yang sedang tumbuh kembang, sedang  belajar dan bereksperimen.

Seorang anak tidak akan pernah tahu  barang itu harganya  mahal atau murah. Baginya semua mainan  adalah “sama”, tidak ada yang lebih mahal dan tidak ada yang lebih murah. Sama sama barang baru dalam kehidupannya. Sehingga ia akan dengan senang hati mengeksplorasi apa yang diberikan orang tuanaya.

Anak ingin tahu segalanya. Oleh sebab itu mainan akan dia banting untuk mengetahui apakah mainan  pecah atau tidak. Ia akan pukul mainan dengan tangannya yang rapuh untuk mengetahui  keras atau lunak. Jika ada yang tertutup, ia akan paksa buka dengan jari jemari yang belum  terkoordinasi dengan baik.

Dia akan gunakan barang itu sebagai eksperimen, mengaplikasikan  apa yang telah ia lihat baik dari orang tua atau dari orang lain.  Andaikata disampingnya ada obeng, ia akan ambil obeng itu untuk membuka paksa mainan, seperti yang dilakukan bapaknya. Andaikata disampingnya ada pisau, ia akan ambil pisau itu untuk membuka paksa mainan, seperti saat ia lihat ibu didapur. Andai disampingya ada gunting rumput, maka ia akan gunakan  itu untuk membuka paksa mainan seperti saat ia lihat tukang kebun bekerja.

Itulah sebenarnya yang ada di benak dan otak mereka. Sama sekali tidak ada keinginan anak untuk merusak apa yang orangtuanya berikan. Ia hanya melihat, kemudian mengangamati dan menirunya.

Jika  anak cukup kreatif maka ia akan dengan segera  mampu memodifikasi apa yang dia lihat.

Foto disamping adalah mainan ayunan bagi anak umur satu hingga empat tahun. Adakah yang istimewa dari mainan ini ?

Anda benar, bahwa tidak ada yang istimewa dari mainan yang satu ini. Ini mainan biasa  saja bust  anak anak. Mungkin anda juga memilikinya dirumah dan sering digunakan untuk bercengkerama bersama.

Anak anak memang suka mainan ini. Menyuapi anak makan diatas ayunan ini sambil nonton televisi adalah salah satu cara agar anak mau makan.

Lalu kalau melihat foto yang ini bagaimana ?

Saya coba tanya beberapa teman tentang foto ini. Umumnya mereka menjawab dengan  spontan bahwa  “si anak merusakkan ayunan yang dibeli mahal”.

Benarkah demikian adanya  ?

 

Kembali ke ulasan di atas ! (tiru mas tukul arwana, kembali ke lap top !)

Semua penilaian tergantung dari sudut pandang kita dalam melihat sebuah objek. Kalau  melihat dari sudut pandang “mainan” yang harganya mahal, dibeli susah payah, mainan idaman,  bla… bla… bla… dan ….. sebagainya. Maka kesimpulan yang diambil adalah anak ini nakal dan merusak mainan yang diberikan.

Weh…. sedangkal itukah ?

Kalau menurut saya anak ini adalah baik dan cerdas. Kreativitasnya luar biasa dan patut diacungi enam jempol (eh…. punyanya cuma empat jempol yah ?).

Cobalah melihat dari sudut pandang si anak. Dia berfikir dan bertindak diatas kemampuan rata rata anak anak sebaya. Imajinasinya liar tak berbatas. Kreativitasnya tak terbantahkan. Ia ciptakan sesuatu yang tak lazim. Ia berfikir “out of the box” untuk sebuah penemuan baru.

Seolah ia hendak berucap, “main ayunan duduk di tempatnya  itu biasa, anak baru lahir juga pasti sudah mahir”. “Tapi jika main ayunan tanpa tempat duduk, itu baru luar biasa !”, begitu mungkin gumamnya dengan bahasa yang tak kita mengerti.

Mau ?

 

 

.

Butuh jasa cargo murah ? via twitter @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
Gallery | This entry was posted in cinta, inspirasi, Kiky and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Rubah Sudut Pandang, Lihatlah Bahwa Anak Anda “LUAR BIASA…. !!!”

  1. danirachmat says:

    biarkan. nak mengeksplorasi dunianya gitu ya Mas?

  2. Pingback: Bisnis Cerdas: KUTIPAN CERITA INSPIRASI DAN MOTIVASI … | inspirasi.me

  3. Clara says:

    wah, bagus nih artikelnya…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s