Lebih Baik Membeli Kambing Hitam (Qurban) Dibanding Mencari Kambing Hitam

Dalam situs resmi NU (Nahdlotul U’lama – Kebangkitan Orang Orang Berilmu) disebutkan bahwa Qurban dalam terminologi fikih sering disebut dengan udhhiyyah, yaitu menyembelih hewan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Berqurban merupakan ibadah yang muqayyadah (terikat), karena itu pelaksanaannya diatur dengan syarat dan rukun pada tanggal tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah.

Berqurban sangat dianjurkan bagi orang orang yang mampu. Karena qurban memiliki status hukum sunnah muakkadah. Jika  berqurban itu sudah dinadzarkan sebelumnya, maka status hukumnya berubah menjadi wajib.

Kebanyakan dari kita mampu  membeli  HP termahal dan terbaru. Membeli sepeda motor dan mobil gress pun bisa. Namun disaat tiba masanya  untuk berkurban, maka  ribuan alasan dibuat. Semata mata untuk menjustifikasi ketidakmampuan untuk berkurban. Sungguh aneh,  banyak orang lebis senang dianggap tidak mampu dibanding sebaliknya.

Setumpuk  alasan dikemukanan untuk mencari alasan atas ketidakmampuan berkurban. Apakah tidak lebih baik membeli kambing hitam  dibanding mencari kambing ? Berhentilah beralasan, karena Tuhan dan diri kita sendiri tahu kalau sedang berbohong.

Sebenarnya hanya dengan menabung Rp. 100,000,-/ bulan atau Rp. 3,500,-/hari dalam setahun  sudah pasti bisa berkurban. Coba bandingkan dengan harga  rokok yang rata rata berbandrol  Rp.13,000,- / bungkus atau sekali minum teh botol seharga  Rp. 3,000,-/ botol.

Melihat perbandingan angka di atas, nampak jelas bahwa berkurban itu sebenarnya teramat murah. Saya yakin bagi perokok aktif dan penikmat teh botol pasti mampu. Permasalahan sebenarnya kenapa belum berkurban adalah bahwa “kita lebih sibuk mencari alasan dibanding sibuk mencari sebab”

Berkurban sebanarnya adalah sebuah aksi untuk memulai kehidupan yang lebih layak kelak. Mulailah dengan niatan untuk berkurban, minimal satu ekor. Setelah  titik aman terlampaui, mulai meniatkan diri untuk  menambah jumlah kurban dari tahun ke tahun. Paling tidak setara dengan jumlah anggota keluarga ditambah kedua orang tua kita masing masing.

Bilamana target jumlah kurban terpenuhi atau bahkan terlampaui, niscaya Tuhan akan membalasnya dengan   kelimpahan rejeki. Itu sebuah kepastian !

Mau kaya raya ? Berkurbanlah kawan…..

 

 

.

Butuh jasa Cargo Murah ? via @csmcargo

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
This entry was posted in Motivasi and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s