Kekagumanku Pada Pasutri Pendobrak Comfort Zone

Sore tadi om saya bertandang kerumah bersama istrinya. Walaupun umurnya lebih muda sekitar sepuluh tahunan dari saya, namun secara hirarki harus memanggilnya om. Walau masih muda dia adalah adik terkecil dari keluarga besar bapak mertua.

Sepasang pengantin baru ini memang paling sering berkunjung kerumah. Selain untuk bersilaturahim, seringkali datang untuk mengantar pesanan saya. Mereka berdua bahu membahu merintis bisnis jual obat obatan, susu dan alat kesehatan.

Mereka berdua sebenarnya adalah orang orang terpelajar dan sukses dalam karir. Sang suami adalah seorang manager di Bank Mandiri. Sedangkan sang istri adalah dokter syaraf jebolan universitas ternama di Jerman. Sebuah perpaduan karir yang menjanjikan dan menyilaukan.

Yang sangat saya kagumi adalah kegigihan mereka berdua untuk berani keluar dari “comfort zone” atau zona nyaman. Suatu keadaan dimana seseorang dalam kondisi “nyaman” pada karirnya di sebuah instansi. Penghuni zona ini biasanya menikmati gaji besar plus benyak sekali fasilitas perusahaan yg diberikan sebagai konsekuensi “kepandaiannya”. Luar biasa bukan ?

Pertanyaannya adalah, kenapa mereka berani meninggalkan segalanya ? Apa yang dicari ?

Ternyata mereka berani meninggalkan zona kenyamanan itu demi untuk mengejar mimpi. Mimpi mereka melambung tinggi diatas awan setinggi langit. Mimpi untuk menjadi seorang enterpreneur muda yang kaya raya sebelum tua.

Dalam sebuah kesempatan mereka pernah mengatakan, “tidak mungkin kaya seseorang jika masih bekerja”. Sebuah pernyataan penuh motivasi, bergelora membakar semangat yang tak mungkin padam.

Disaat mereka masih menghuni zona nyaman, biasanya jam 9 malam mereka sudah istirahat dirumah. Minum kopi, melihat film film box office, mendengar musik jazz, dan bercengkerama dengan keluarga tercinta.

Namun ketika mereka memilih untuk keluar dari zona nyaman, konsekuensinya cukup berat. Seringkali jam 11 malam masih di jalanan ibu kota untuk antar barang pesanan. Sendiri memecah kesemrawutan ibu kota sambil menjajakan barang dagangannya.

Hal yang sangat menginspirasi saya adalah kegigihannya dalam mewujudkan cita cita. Keberaniannya untu keluar dari zona nyaman walaupun pada puncak kariri. Berani menantang kerasnya dunia bisnis disaat usia masih belia.

Om…. Sukses yah.

About lambangsarib

Orang biasa berharap bukan biasa biasa saja.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s